TASIKMALAYA, MNP – Gunung Galunggung kembali membuktikan pesonanya sebagai destinasi unggulan sport tourism.
Sebanyak 125 rider dari berbagai daerah di Jawa Barat hingga Jawa Tengah, termasuk atlet nasional, memadati gelaran Galunggung Fun Downhill 2026 yang sukses diselenggarakan pada Minggu (26/04/2026).
Ketua Panitia, Ari, menjelaskan bahwa ajang ini merupakan sarana promosi untuk memperkenalkan keunikan trek Galunggung yang murni berlapis pasir. Keunikan ini jarang ditemui di lokasi lain dan menjadi tantangan tersendiri bagi para pecinta olahraga ekstrem.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tujuannya memperkenalkan kepada dunia bahwa di Galunggung ada trek downhill yang unik. Peserta datang dari hampir seluruh kota/kabupaten di Jawa Barat, hingga Jawa Tengah dan atlet nasional. Ini adalah modal kami untuk menghadapi Kejurnas di Pangandaran bulan Juli dan Porprov di Bekasi bulan November mendatang,” ujar Ari.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum ISI Kabupaten Tasikmalaya, Deni Mulyana, menegaskan bahwa fokus utama kegiatan ini adalah penyaringan atlet usia dini. Menurutnya, trek sepanjang 1,8 kilometer di Galunggung memiliki karakteristik yang sangat cocok untuk mengasah kemampuan teknis atlet.
“Alhamdulillah, muncul beberapa atlet potensial dari Kabupaten Tasikmalaya. Ini momentum terbaik sebagai sarana latihan dan persiapan menuju Porprov Jabar. Kami di ISI sangat mendukung para atlet untuk lebih giat berlatih di trek kebanggaan kita ini,” kata Deni.
Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, Erry Purwanto, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya acara ini. Erry menyebut Galunggung memiliki keistimewaan dengan lima jalur balap sepeda yang semuanya berlapis pasir secara alamiah.
“Ini mungkin trek terbaik secara nasional karena keindahan alamnya berkolaborasi dengan tantangan teknis. Kami siap menjadi tuan rumah Porprov untuk cabang balap sepeda downhill karena fasilitas ini tidak dimiliki daerah lain. Kami berharap Galunggung menjadi sekolah balap sepeda dan sentra atlet nasional di Jawa Barat,” tegas Erry.
Erry juga meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah dalam memfasilitasi sarana prasarana trek. Menurutnya, pengembangan kawasan ini akan memberikan multiplier effect, mulai dari peningkatan ekonomi UMKM sekitar hingga kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Daya tarik trek Galunggung juga diakui oleh Riska Amelia Agustina, atlet nasional dari tim Bikes Marin Astrindo Racing Indonesia. Ia mengaku sangat menikmati karakteristik trek yang berbeda dari daerah lain.
“Jujur saya sangat suka treknya. Event seperti ini bagus untuk menciptakan regenerasi. Saya sangat mendukung adik-adik agar terus berprestasi, dan semoga kedepannya ada event yang lebih besar lagi yang mengundang atlet internasional,” ungkap Riska.
Galunggung Fun Downhill 2026 diharapkan menjadi pembuka jalan bagi terselenggaranya seri balap sepeda yang lebih rutin di tahun-tahun mendatang, sekaligus mengukuhkan posisi Tasikmalaya sebagai barometer olahraga downhill di Indonesia.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan