LPLHI Ancam Aksi Besar ke Dishub Kota Tasik Jika Soal Ruslah Tidak Beres

Rabu, 13 November 2024 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup (LPLHI) Cabang Kota Tasikmalaya menggelar audiens ke Dinas Perhubungan (DISHUB) Kota Tasikmalaya terkait dengan tanah Ruslah, Rabu (12/11/2024).

Asep Solehudin Ketua DPD-Lembaga Penyelamat Lingkungan Hidup Indonesia Kota Tasikmalaya mengatakan, ini tentang masalah Ruslah Tanah pemerintah yang berurusan dengan pihak pak Muhamad.

“Kebetulan saya sebagai penerima kuasa dari pihak pak Muhamad untuk membetulkan mediasi, karena pihak ahli waris sendiri tidak bisa dipergunakan yang Ruslah tersebut. Maka kami konfirmasi kepada pihak Dishub karena lokusnya di tanah dishub,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Asep Devo ini menjelaskan, luas tanah yang di permasalahkan kurang lebih 10.000 meter persegi.

“Untuk luasnya sendiri kurang lebih 10.000 meter persegi dari belakang sampai depan, adapun terkait dengan tahun ini dari tahun 1996 dan kami ada bukti dokumen dokumen yang kumplit,” lanjutnya.

Asep Devo menyebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya mengaku akan konfirmasi dulu ke pihak pemerintah kota dan menunggu jawabannya.

“Tetapi jika seandainya dalam beberapa hari tidak bisa selesai kami akan mengadakan aksi yang lebih besar lagi,” ancamnya.

LPLHI menegaskan, jika selama beberapa hari tidak beres, pihaknya bersama ahli waris akan mengadakan gerakan aksi yang lebih besar lagi.

“Karena kami kasihan dari tahun 1996 tidak dipergunakan atau dimanfaatkan oleh ahli waris, sedangkan ini sudah bisa dipergunakan,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB