LPI Al-Khoeriyah Bantar Diduga Potong Dana PIP: Dicairkan Sekolah, Biaya Perpisahan Fantastis

Kamis, 8 Mei 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sesuai peraturan Peraturan Sekretaris Jenderal (Persesjen) Kemendikbud No. 19 Tahun 2024 yang menegaskan bahwa melarang pihak sekolah menahan buku tabungan dan memotong dana Progam Indonesia Pintar (PIP).

Namun, larangan tersebut seolah olah tidak diindahkan oleh salah satu Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Al-Khoeriyah Bantar Kacamatan Bungursari Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan sumber yang diterima, dari total Rp. 1.800.000, siswa hanya menerima uang PIP dari pihak sekolah Rp. 600.000, bahkan pengambilan bantuan PIP diambil oleh pihak sekolah.

“Pemotongan tersebut untuk biaya perpisahan sebesar Rp 1.000.000 yang dipotong dari Dana PIP Rp. 500.000, lalu sisanya yang Rp 500.000 lagi orang tua harus membayar dari uang pribadi. Jadi siswa menerima Rp 600.000,” jelas sumber.

Iwan selaku Kepala Lembaga Pendidikan Islam Al-khoeriyah Bantar didampingi operator sekolah saat dikonfirmasi wartawan awalnya membantah isu tersebut.

“PIP yang diterima Al Khoeriyah kurang lebih 30 orang, masing masing mendapatkan Rp. 1.800.000 per siswa,” tuturnya.

Iwan menyebut, masalah pemotongan dana PIP, pihaknya hanya mendampingi siswa mengambilkan melalui ATM, beda dengan dulu bisa di kolektif.

“Nah, ATMnya dipegang sama siswa, kalau tidak di dampingi setelah mengambil dari ATM, siswa langsung ke orang tuanya. Sedangkan ke sekolah kewajiban tidak di bayar, seperti buat baju batik dan lainnya,” tutur Iwan, Kamis (08/05/2025).

Bahkan sebelumnya kepala sekolah Madrasah Aliyah sendiri mengatakan, kebijakan tersebut sama dengan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang di kepalai oleh Ii, karena dalam satu atap Yayasan yang sama.

Namun, keterangan tersebut bertolak belakang dengan yang disampaikan operator sekolah Madrasah Aliyah Al Khoeriyah. Pencairan dana PIP dicairkan oleh pihak sekolah, tetapi diketahui oleh siswa dan orang tua.

“Ini sudah dari bulan Mei dan Juni 2024. Buku tabungannya itu di sekolah untuk mempermudah LPJ dan untuk menghindari hilang jika di simpan oleh siswa,” kata Operator yang tidak disebutkan namanya ini.

“Ini hanya kesepakatan sebatas lisan tidak tulisan, tapi ada juga yang di bawa oleh pihak orangtua,” terangnya lagi.

Sungguh miris, bantuan PIP yang didapatkan siswa/i malah dikebiri oleh pihak sekolah. Apalagi untuk biaya perpisahan yang cukup fantastis.

Persoalan ini harus mendapatkan perhatian serius oleh Kemenag Kota Tasikmalaya maupun aparat penegak hukum.

Kuat dugaan, dana PIP yang notabene untuk meringankan keperluan siswa dan orang tua, malah menjadi ajang bancakan dari Lembaga Pendidikan Islam Al-Khoeriyah Bantar.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?
Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla
BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi
Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan
Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat
Ramai Isu ‘Orang Dalam’ Atlet POPDA Pemalang, Ini Penjelasan Dindikpora Pemalang
Tepis Isu Pencemaran Lingkungan, SPPG Beji 2 Pemalang Tegaskan Limbah Dapur Disaring Ketat
Musim Durian Tiba, Ribuan Butir Ludes Diserbu Pembeli di Lapak Sirandu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 21:31 WIB

Mengungkap Dugaan Praktik Culas di SPBU 34-16805 Cileungsi, Tabrak Aturan Demi Keuntungan?

Sabtu, 5 September 2026 - 20:44 WIB

Api Berkobar di Enam Titik Desa Rancabango, Polisi dan Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla

Sabtu, 5 September 2026 - 19:46 WIB

BJB Pusat Setujui Potong Bunga 50%, LBH PKGI Minta Cabang Tasikmalaya Segera Eksekusi

Sabtu, 5 September 2026 - 16:07 WIB

Jelang Pilkades Serentak Pemalang 2026, Nama Waindun Mencuat di Desa Sungapan

Sabtu, 5 September 2026 - 14:34 WIB

Pelukan Hangat di Balik Jeruji: Kunjungan Khusus Anak di Rutan Kelas I Jakarta Pusat

Berita Terbaru