Tasikmalaya, MNP – Launching dan syukuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mitra Yayasan Bumi Parahyangan Sentosa yang berlokasi di Jl. Rancageuneung 2 RT 04 RW 03 Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Bungursari resmi digelar dengan khidmat.
Acara tersebut dihadiri oleh Camat Bungursari, Danramil 1202/Indihiang, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Polsek Indihiang, Ketua Yayasan, unsur Pemerintah Kelurahan, tokoh masyarakat serta tamu undangan lainnya, Jumat (14/11/2025).
Camat Bungursari, Sodik Sunandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa di wilayah Bungursari terdapat total 6 dapur mandiri yang sudah dilaunching, termasuk Dapur Mandiri Sukajaya. Namun demikian, distribusi penerima manfaat masih belum merata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bungursari memiliki lebih dari 17.000 penerima manfaat. Ada dapur yang overload hingga 4.000 lebih penerima, ada yang 3.000, 700, bahkan 1.000. Minggu depan akan kita lakukan sinkronisasi data. Kami sebatas memfasilitasi, sedangkan yang menentukan adalah korwil dan korcam SPPG,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa muspika Danramil, Kapolsek, dan pihak kecamatan akan mengadakan rembuk bersama seluruh SPPG se-Bungursari untuk memastikan pemerataan penerima manfaat sehingga tidak ada kesenjangan antar wilayah.
“Output dari rembug nanti berupa berita acara agar pemerataan berjalan optimal,” tambahnya.
Lebih lanjut Danramil 1202/Indihiang, SPPG Mendukung Program Presiden untuk Atasi Stunting dan Kemiskinan Mayor Chk Wawan Sopyan, SH, Danramil 1202/Indihiang, memberikan apresiasi atas berdirinya SPPG Sukajaya yang menjadi bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Alhamdulillah, dengan adanya dapur MBG ini mudah-mudahan bisa membantu program Presiden dalam mengentaskan kemiskinan dan stunting, mendukung gizi ibu hamil, menyusui, serta anak sekolah hingga pesantren,” katanya.
Di tegaskannya semua unsur muspika akan terus mendukung program pemerintah, terutama program nasional yang kini menjadi prioritas Presiden Prabowo.
Ditambahkannya Pemilik dan pengelola Dapur SPPG Sukajaya, Echo Rudi Sule, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya launching dapur MBG di wilayah Sukajaya.
“Alhamdulillah hari ini Dapur Makan Bergizi Gratis Sukajaya resmi launching. Hadir tamu undangan dari Danramil, Kecamatan, Kelurahan, Puskesmas serta seluruh relawan dan mitra yayasan,” ujarnya.
Lebih lanjut Rudi menjelaskan, total relawan 50 orang, terdiri dari pembagian, pemorsian, pengolahan, 3 kepala dapur, ahli gizi, dan akuntan.
“Data dari Penerima manfaat di Sukajaya yakni Ibu hamil, dan menyusui, balita, 800 orang Sukamulya, 800 orang Dapodik baru masuk ada 500 orang, jadi Total sementara ada 2.000 penerima manfaat,” terangnya.
Ia juga menyoroti perlunya pemerataan data karena banyak penerima manfaat yang berasal dari luar kecamatan seperti Purbaratu, Mangkubumi, hingga Indihiang namun terdaftar di Sukajaya.
“Kami menunggu kebijakan pemerataan BGN agar penerima manfaat dapat menjangkau dapur terdekat dan masuk ke dapur kota sesuai wilayah,” kata Rudi.
Sementara, Perwakilan Yayasan Bumi Parahyangan Sentosa, Sudarno Radibiyam, menyampaikan, peluncuran berjalan lancar berkat kebersamaan seluruh elemen.
“Alhamdulillah launching berjalan lancar. Ada pula simbolis pengecatan masjid. Dapur Bungursari ini diarahkan mendukung program pemerintah termasuk menghidupkan UMKM,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa fokus utama penerima manfaat adalah kelompok B3: ibu hamil, menyusui, dan balita. “Mudah-mudahan apa yang direncanakan dapat berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.
Launching SPPG Sukajaya diharapkan mampu memperkuat program makan bergizi gratis serta meningkatkan pemerataan layanan gizi bagi masyarakat, khususnya ibu dan anak, di seluruh wilayah Kecamatan Bungursari.
Dengan dukungan dari pemerintah, yayasan, relawan, dan masyarakat, program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup warga dan menyukseskan program nasional.
![]()
Penulis : Gobreg
Editor : Redi Setiawan






