Lapas Cipinang Pastikan Tersedia Pemenuhan Obat-obatan bagi Narapidana

Senin, 29 September 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin hak dasar kesehatan Warga Binaan melalui ketersediaan obat-obatan yang memadai dan distribusi yang tepat sasaran.

Upaya ini menjadi bagian integral dari pelayanan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada pemenuhan hak asasi manusia.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menekankan bahwa hak atas kesehatan merupakan hak universal yang wajib dipenuhi oleh negara, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani pidana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin memastikan setiap Warga Binaan diperlakukan secara layak, termasuk haknya atas layanan kesehatan. Obat-obatan yang diberikan bukan sekadar kebutuhan medis, melainkan bukti bahwa pemasyarakatan modern menempatkan kemanusiaan sebagai inti pelayanan,” tegasnya, Senin (29/9/2025).

Proses pengadaan dan distribusi obat di Lapas Cipinang dilakukan secara transparan dan akuntabel, mengacu pada mekanisme resmi pengadaan barang dan jasa pemerintah. Hal ini ditegaskan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lapas Cipinang, Bisri Mustopa.

“Yang kami jaga bukan hanya stok, tapi juga kepercayaan. Setiap obat yang sampai ke tangan Warga Binaan harus benar-benar sesuai dengan standar,” ujar Bisri.

Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Lapas Cipinang juga didukung oleh tenaga farmasi yang berperan aktif dalam manajemen obat.

Yuli Supianti, salah satu tenaga farmasi, menjelaskan bahwa setiap obat yang masuk dan keluar dicatat dengan sistem yang tertib, sehingga meminimalisir kesalahan distribusi.

“Kami tidak hanya memastikan ketersediaan, tapi juga ketepatan dosis sesuai resep dokter. Ini penting agar pengobatan Warga Binaan benar-benar efektif,” jelasnya.

Komitmen ini juga diapresiasi oleh para Warga Binaan. Salah satunya, ADY, yang tengah menjalani pengobatan rutin.

“Kami merasa diperhatikan. Dengan adanya obat-obatan yang selalu tersedia, kami bisa menjalani pengobatan dengan tenang tanpa rasa khawatir,” ungkapnya.

Dengan semangat PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel), Lapas Cipinang terus memperkuat sistem layanan kesehatan berbasis komunitas.

Pemenuhan obat-obatan menjadi prioritas utama demi menciptakan lingkungan hunian yang sehat, aman, dan bermartabat, sekaligus mendukung program nasional pemasyarakatan yang humanis dan inklusif.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar
Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP
Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam
Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya
Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan
Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya
Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya

Berita Terbaru

Berita terbaru

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:15 WIB