JAKARTA, MNP – Dalam upaya menyelaraskan teori akademik dengan praktik lapangan, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Tasikmalaya menggelar kegiatan Field Trip Goes to DPR RI.
Mengusung tema “Parlemen dan Tantangan Demokrasi”, rombongan mahasiswa disambut langsung oleh Humas DPR RI dan Anggota DPR RI Dapil Jabar XI Fraksi PKS, Dr. Mohammad Sohibul Iman, Selasa (07/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan kampus untuk memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai sistem perpolitikan dan mekanisme kerja legislatif di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Ketua I Bidang Akademik STISIP Tasikmalaya, Dian Andriani, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan implementasi dari kurikulum semester genap tahun ajaran 2025-2026.
Menurutnya, kampus saat ini tengah memfokuskan peningkatan mutu melalui pengembangan Laboratorium Ilmu Pemerintahan.
“Kegiatan ini bersinergi dengan laboratorium pemerintahan yang sedang kami rilis. Mahasiswa dituntut tidak hanya menguasai teori di kelas, tetapi juga melihat langsung praktik pemerintahan,” ujar Dian kepada awak media.

Dian memaparkan bahwa tema tahun ini sengaja difokuskan pada masalah legislatif dan demokrasi. Hal ini bertujuan agar penelitian dosen maupun kegiatan mahasiswa memiliki roadmap yang jelas dan terarah secara akademik.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya memiliki pemikiran teoritis, tetapi juga praktis. Pengalaman langsung di Gedung DPR RI ini sangat diperlukan agar mereka mampu menjadi jembatan kontrol sosial yang efektif antara masyarakat dan legislatif,” tambahnya.
Antusiasme tinggi juga ditunjukkan oleh para peserta. Anom Mubarok, salah satu mahasiswa semester empat, menyatakan bahwa kunjungan ini memberikan perspektif baru yang tidak didapatkan di dalam ruang kuliah.
“Alhamdulillah, ini kesempatan luar biasa. Kita tidak hanya belajar teori, tapi bisa melihat langsung ‘medan perang’ yang sebenarnya. Teori tanpa praktik di lapangan itu percuma. Ini menjadi bekal bagi kami untuk berkiprah di dunia pemerintahan kedepannya,” kata Anom.
Mahasiswa yang mengaku tertarik terjun ke dunia politik ini juga berpesan agar semangat kritis rekan-rekan mahasiswa tetap terjaga meski tidak semua bisa mengikuti kunjungan tersebut.
“Negeri ini butuh perubahan dan anak muda yang siap menjadi pemimpin masa depan. Semangat kritis harus tetap dijaga untuk membawa perubahan bagi bangsa,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan