Tasikmalaya, MNP – Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya berkolaborasi dengan Omera Sport Event Present menggelar Workshop dan Press Conference di Gedung Creative Center, Senin (09/07).
Kegiatan tersebut dalam rangka persiapan menjelang Liga Basket Pendidikan Kota Tasikmalaya 2023 guna mengembangkan dan menghasilkan bibit bibit atlet Bola Basket usia dini maupun profesional.
Sebagai informasi, kegiatan Liga Bola Basket khusus untuk pelajar tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 5 Agustus 2023 yang bertempat di Mayasari Sport Hall.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Analis Kebijakan Ahli Muda Olahraga, Disporabudpar Kota Tasikmalaya Deni Nurhidayat, M.Pd menyebut, Liga Basket Pendidikan akan menjadi kasta, karena didalamnya ada beberapa divisi dan itu akan menjadi tantangan bagi Disporabudpar yang bekerja sama dengan Omera.
“Ini merupakan Formula baru dimana dari Omera mengadakan liga bola basket liga Basket Pendidikan Kota Tasikmalaya 2023. Ini ada kasta, ada Strata nanti kan ada namanya devisi 1 divisi 2 kayak gitu,” ucap Deni.
Menurutnya, ini salah satu tantangan Disporabudpar bekerjasama dengan Omera, bisa tidak sistem yang sudah dilaksanakan di futsal lalu sistemnya diterapkan di basket.
“Toh sah saja kan, amati, tiru, modifikasi yang penting tidak menghilangkan ruhnya. Artinya kalau misalkan fool ya fool, kalau misalkan traveling ya traveling,” jelasnya.
Deni menjelaskan, yang dirubah adalah sistem pertandingannya bukan permainan, contohnya liga tersebut diadakan jangan sampai mengganggu kegiatan aktivitas anak dalam kegiatan belajar mengajar.
“Berarti kan bisa Sabtu sama Minggu, nah itu kan sistem pertandingan, gimana caranya regulasinya kita atur sedemikian rupa, kita modifikasi yang penting ini berjenjang, ada SD, SMP, SMA, perguruan tinggi sederajat,” papae Deni.
Atas inovasi ini terang dia, Disporabudpar akhirnya berkolaborasi lagi dengan Omera setelah diakhir tahun kemarin pihaknya juga sempat kolaborasi dengan mereka di acara Futsal, Bola Voli dan Basket.
“Kalau sekarang kita ke basket tapi sistemnya yang dirubah bukan kejuaraan yang hanya 10 hari tapi ini akan lama ini sampai 7 bulan,” kata Deni.
Dia menerangkan, ini keuntungan untuk pemain karena mereka akan menambah jam terbang akan terus terasah, untuk pelatihan ada apa minimal salah satunya mereka bisa formula pemain mengganti di game satu sampai game tiga akan berbeda.
“Dinas sangat mendukung. Mudah-mudahan lancar mohon doa mohon dukungan pula dari teman-teman semua, ini akan menghasilkan bibit potensial kedepan untuk bola basket khususnya di Kota Tasikmalaya,” pungkasnya. (Lex)
![]()









Tinggalkan Balasan