Keunikan Pasar Curugan, Rupiah diganti dengan Koin Bambu 

Selasa, 19 Desember 2023 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Objek Wisata Kampung Salapan yang berlokasi di Kelurahan Urug Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya jadi primadona untuk dikunjungi masyarakat.

Pasalnya, belum lama ini dilokasi tersebut sudah diadakan pembukaan Pasar Curugan dalam rangka optimalisasi potensi pariwisata Kota Tasikmalaya melalui aktivasi destinasi wisata ramah lingkungan berbasis masyarakat.

Camat Kawalu Iing Sugriman, S.STP, M.Si mengatakan, Pasar Curugan tersebut pada Desember 2023 kemarin usai diresmikan oleh PJ Wali Kota diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya didampingi Kadisporabudpar.

Camat Iing menjelaskan, Pasar Curugan konsepnya itu berbasis pariwasata, sehingga menonjolkan penuh nuansa lingkungan, intinya arahnya tradisional.

“Pasar ini dibuka dua kali selama satu bulan, namun bisa lebih daripada itu ketika ada event lain diluar jadwal,” ungkap Camat kepada wartawan, Selasa (19/12/2023).

Menurutnya, ada yang unik dari Pasar Curugan, sebab ketika masuk ke wilayah tersebut, rupiah tidak berlaku, pengunjung harus menukarkan uang dengan koin bambu khusus sebagai alat transaksi. Bahkan, pasar ini area bebas rokok.

“Ya, seperti jaman dulu (jadul) lah, ada koin tersendiri sebagai alat tukar transaksi jual beli yang terbuat dari bambu dan perikat sebesar Rp 2 ribu,” jelasnya.

Camat Iing menyebut, disini masih dibutuhkan kolabarosi untuk memperkenalkan sejumlah potensi baru Pariwisata yang dibangun melalui kearifan lokal oleh Pemkot Tasikmalaya.

“Karena dampaknya akan menumbuhkan perekonomian masyarakat sehingga taraf hidup warga sekitar meningkat,” pungkas Camat Iing.

Facebook Comments Box

Penulis : Redi Setiawan

Berita Terkait

Mitos Dibalik Keindahan Pantai Batu Karas, Konon Ada Raja Kebingungan
Yuk Mondok sambil Sekolah, Pontren Daarussa’adah Puspahiang Buka Pendaftaran Santri/Santriwati
Wedding Riezna Organizer Poles Momen Pernikahan Nisa dan Indri Jadi Meriah 
Pemdes Tampa Lanjutkan Program Pembangunan Gang Paring Manis RT 02
Ramaikan Pilkada, Pengusaha Muda Desa Suban ini Kandidat Balon Wabup Tanjabbar 
Pemilik Rumah Terendam Banjir Terima Bantuan Dinsos Kota Tasikmalaya
Kemenkeu Apresiasi Pemanfaatan Dana Desa di Kabupaten Sumedang
Pererat Silaturahmi, Koridor KDMI Ciamis Gelar Silaturahmi Pasca Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 12:11 WIB

Mitos Dibalik Keindahan Pantai Batu Karas, Konon Ada Raja Kebingungan

Rabu, 17 April 2024 - 20:36 WIB

Yuk Mondok sambil Sekolah, Pontren Daarussa’adah Puspahiang Buka Pendaftaran Santri/Santriwati

Rabu, 17 April 2024 - 16:21 WIB

Wedding Riezna Organizer Poles Momen Pernikahan Nisa dan Indri Jadi Meriah 

Rabu, 17 April 2024 - 15:33 WIB

Pemdes Tampa Lanjutkan Program Pembangunan Gang Paring Manis RT 02

Rabu, 17 April 2024 - 15:22 WIB

Ramaikan Pilkada, Pengusaha Muda Desa Suban ini Kandidat Balon Wabup Tanjabbar 

Rabu, 17 April 2024 - 12:01 WIB

Kemenkeu Apresiasi Pemanfaatan Dana Desa di Kabupaten Sumedang

Rabu, 17 April 2024 - 11:52 WIB

Pererat Silaturahmi, Koridor KDMI Ciamis Gelar Silaturahmi Pasca Lebaran

Selasa, 16 April 2024 - 20:29 WIB

Ikuti Sidang Promosi di Unpas, Ivan Dicksan Resmi Bergelar Doktor

Berita Terbaru

Pesona Pantai Batu Karas, salah satu destinasi wisata Kabupaten Pangandaran Provinsi Jawa Barat. (Photo Istimewa).

Berita terbaru

Mitos Dibalik Keindahan Pantai Batu Karas, Konon Ada Raja Kebingungan

Kamis, 18 Apr 2024 - 12:11 WIB

Berita terbaru

Pemdes Tampa Lanjutkan Program Pembangunan Gang Paring Manis RT 02

Rabu, 17 Apr 2024 - 15:33 WIB