GARUT, MNP – Pemerintah Kabupaten Garut menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2027 tingkat Kecamatan Malangbong dan Kersamanah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kecamatan Malangbong, Rabu (28/1/2026) dengan mengusung tema pemerataan akses layanan dasar serta peningkatan produktivitas daerah.
Acara dihadiri unsur DPRD Kabupaten Garut, Bappeda, Danramil, Kapolsek, Ketua MUI Kecamatan Malangbong dan Kersamanah, para camat, kepala desa se-Kecamatan Malangbong dan Kersamanah, kepala puskesmas, Ketua LPM se-Kecamatan Malangbong, APDESI, serta tamu undangan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Gerindra Komisi IV, Asep Rahmat, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam Musrenbang tersebut.
“Mudah-mudahan Musrenbang penyusunan RKPD ini dapat menghasilkan perencanaan yang lebih baik lagi, khususnya untuk Kecamatan Malangbong dan Kersamanah,” ujar Asep Rahmat.
Sementara itu, Camat Malangbong Undang Saripudin, S.Sos., M.Si dalam paparannya menyampaikan terima kasih kepada unsur Forkopimcam serta jajaran SKPD.
Ia menjelaskan bahwa dari 24 desa di Kecamatan Malangbong telah terkumpul sekitar 440 usulan prioritas dari total 40 item usulan utama.
Beberapa usulan prioritas tersebut antara lain pembangunan bank sampah dan pengolahan sampah, pembangunan TPS di Desa Cikarang, rehabilitasi di Desa Citeras, serta perbaikan jalan desa dari 24 desa se-Kecamatan Malangbong.
“Mudah-mudahan seluruh usulan prioritas ini dapat ditindaklanjuti dan direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat,” harapnya.
Camat Kersamanah Agus Saepudin, S.Sos dalam laporannya menyampaikan sejumlah program prioritas pembangunan di wilayahnya, diantaranya pembangunan PJU Desa Girijaya, pengaspalan hotmix Desa Nanjungjaya, rehabilitasi jalan usaha tani di Desa Sukamaju, penguatan modal BUMDes Nanjungjaya, penataan alun-alun Kecamatan Kersamanah, serta bantuan Rutilahu dengan total 18 pengajuan.
Wakil Bupati Garut Putri Karlina, MBA yang hadir sekaligus memberikan arahan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala desa, kepala dinas, dan unsur undangan yang telah berpartisipasi aktif dalam Musrenbang.
Dalam sambutannya, Putri Karlina menjelaskan,pembangunan daerah masih sangat bergantung pada kebijakan pusat dan provinsi. Ia juga menyebutkan bahwa Kecamatan Malangbong merupakan wilayah dengan jumlah desil satu terbanyak kedua di Kabupaten Garut.
“Dengan keterbatasan anggaran, kebutuhan pembangunan justru semakin besar. APBD Kabupaten Garut sebagian besar terserap untuk belanja pegawai, bantuan sosial, dan penanggulangan bencana,” jelasnya.
Lebih lanjut total APBD Kabupaten Garut sekitar Rp4,8 triliun masih tergolong minim untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur yang terus digenjot pemerintah daerah.
“Semoga apa yang kita rencanakan dan harapkan bersama dalam Musrenbang ini dapat terealisasi dengan cepat dan tepat sasaran,” pungkas Putri Karlina.
![]()
Penulis : DHS
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan