KUALA CENAKU, MNP – Suasana Lebaran ke-2 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Desa Tambak, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, Minggu (22/3/2026), berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Masyarakat yang tergabung dalam anak laman Silat Pangean menggelar kegiatan “Laman Silat” yang dipusatkan di lamat silat Pangean desa tambak dengan menghadirkan berbagai hiburan rakyat, salah satunya lomba panjat batang pinang yang menjadi daya tarik utama.
Laman Silat yang merupakan tradisi turun-temurun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana pelestarian budaya Melayu yang sarat nilai-nilai kebersamaan, keberanian, dan sportivitas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua panitia kegiatan menyampaikan bahwa pelaksanaan Laman Silat tahun ini sengaja dibuat lebih meriah untuk mempererat hubungan antar warga sekitar dan anak laman setelah menjalani bulan suci Ramadan.
“Momentum Lebaran ini kita manfaatkan untuk memperkuat persatuan anak laman dan masyarakat sekitar Selain silat sebagai budaya utama, hiburan seperti panjat pinang ini menjadi simbol kegembiraan bersama,” ujarnya.
Kegiatan panjat batang pinang berlangsung seru dan penuh gelak tawa. Para peserta yang mayoritas anak laman silat dan warga sekitar berusaha memanjat batang pinang yang telah dilumuri sabun batang, demi meraih karcis untuk berbagai hadiah menarik yang digantung di puncaknya.
Sorak sorai penonton semakin memeriahkan suasana, terutama saat peserta saling bekerja sama membentuk formasi untuk mencapai puncak.
Selain panjat pinang, kegiatan Laman Silat juga diisi dengan atraksi pencak silat khas Pangean yang diperagakan oleh para pesilat muda.
Gerakan yang lincah dan penuh makna tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang hadir. Penampilan ini sekaligus menjadi bentuk pelestarian seni bela diri tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Tokoh masyarakat Desa Tambak mengungkapkan rasa bangganya atas kekompakan warga dalam menyukseskan acara tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya lokal.
“Silat Pangean bukan sekadar bela diri, tapi juga warisan budaya yang menyatukan kita. Kegiatan seperti ini harus terus dijaga dan dikembangkan,” tuturnya.
Dengan semangat kebersamaan dan nuansa Lebaran yang hangat, perayaan Laman Silat di Desa Tambak tahun ini berjalan sukses dan penuh makna.
Tidak hanya menjadi hiburan, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai persaudaraan serta kecintaan terhadap budaya lokal di tengah masyarakat.
Atas nama anak laman silat panggenan desa tambak mengucapkan minal Aidin wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin, selamat merayakan hari raya Aidil Fitri 1447 Hijriyah/2026 Masehi
![]()
Penulis : Ambrizal
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan