Tasikmalaya, MNP – Pemkot Tasikmalaya menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan harapan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus berbagai keperluan administrasi.
Bangunan yang representatif serta fasilitas memadai seolah menjadi simbol komitmen peningkatan pelayanan publik. Namun, di lapangan, sejumlah masyarakat mengeluhkan pelayanan yang dianggap kurang maksimal.
Keluhan ini turut mendapat perhatian dari Kepler Sianturi, S.MG., MA., Anggota DPRD Kota Tasikmalaya Komisi II dari Fraksi PDI Perjuangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan adanya keluhan dari masyarakat, Kepler Sianturi sangat menyayangkan pelayanan MPP yang terkesan kurang maksimal.
“Ada warga yang menyampaikan kepada saya, ketika ingin mengaktifkan kartu KIS justru terkesan berbelit-belit. Mereka diminta melengkapi keterangan tambahan sebagai pendamping atau syarat lain agar proses bisa dilanjutkan,” ungkapnya
Menurut Kepler Sianturi, kondisi ini jelas menunjukkan kinerja pelayanan MPP masih jauh dari harapan masyarakat. Apalagi, data Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebelumnya telah dimutakhirkan, namun banyak yang kembali tidak aktif.
Hal tersebut membuat masyarakat kesulitan saat membutuhkan layanan kesehatan yang seharusnya bisa didukung KIS.
Kepler Sianturi pun mendesak agar pemerintah melakukan evaluasi serius terhadap petugas MPP.
Pasalnya, evaluasi dinilai penting agar masyarakat bisa benar-benar merasakan manfaat keberadaan MPP, bukan justru terbebani oleh prosedur yang dianggap rumit.
Kepler Sianturi berharap Pemkot segera mengevaluasi para petugas lapangan terkait kinerjanya. Jangan sampai masyarakat merasa dipersulit.
“Kedepan, pelayanan MPP harus benar-benar menghadirkan kenyamanan dan kemudahan dalam mengurus segala bentuk administrasi, baik KIS maupun yang lainnya,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan