Kades Siempat Rube 2 Buka Turnamen Catur, Ajang Silaturahmi dan Cari Bibit Atlet

Sabtu, 13 September 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Kepala Desa Siempat Rube 2, Alfred Padang, secara resmi membuka Turnamen Catur Desa Siempat Rube 2 Cup 2025 pada Sabtu (13/09/2025).

Acara perdana ini diselenggarakan oleh panitia di Kopi Delleng Jambu Mbelang, Desa Siempat Rube 2, Kecamatan Siempat Rube, Kabupaten Pakpak Bharat.

Turnamen yang berlangsung selama dua hari, 13-14 September 2025, ini diikuti oleh 26 peserta dari seluruh Pakpak Bharat.

Menekankan Sportivitas dan Pengembangan Diri

Dalam sambutannya, Alfred Padang berharap kompetisi ini dapat berjalan dengan sportif, adil, dan lancar.

Ia menekankan bahwa ajang ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga sarana untuk belajar dan mencari bakat-bakat muda, khususnya dari kalangan pelajar.

“Kemenangan terbesar dalam catur bukan hanya sekadar mengalahkan lawan, tetapi juga bagaimana kita dapat berpikir lebih baik, lebih strategis, dan lebih bijak dalam setiap langkah yang kita ambil dengan adil,” ujar Kepala Desa.

Ajang Silaturahmi dan Persiapan Percasi Kabupaten

Alfred juga menjelaskan bahwa tujuan utama turnamen ini adalah untuk menjalin silaturahmi antar pecinta catur di Pakpak Bharat dan mencari bibit-bibit pecatur yang berbakat.

Ia menyebutkan, turnamen ini akan menjadi salah satu agenda tahunan yang dipersiapkan sebagai langkah awal pembentukan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) tingkat Kabupaten Pakpak Bharat.

“Ajang ini merupakan salah satu event yang dipersiapkan dalam kalender tahun berikutnya, untuk memberikan ruang bagi para pecatur,” tambahnya.

Ia berharap seluruh peserta, baik putra maupun putri, dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang uji tanding ini.

Sistem Gugur dan Hadiah Menarik

Ketua Panitia, Marolop Banurea, menjelaskan bahwa turnamen ini sempat diundur beberapa hari karena jumlah pendaftar yang belum mencukupi. Kini, dengan 26 peserta, pertandingan akan menggunakan sistem gugur.

“Ini adalah kegiatan yang luar biasa karena diikuti oleh pecatur-pecatur andal di Pakpak Bharat dan juga dari kalangan pelajar,” kata Marolop.

Ia menambahkan, turnamen tingkat desa ini adalah yang pertama kali diadakan. Panitia telah menyiapkan hadiah yang dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk dari Kepala Desa Alfred Padang sendiri.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU
Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut
Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi
Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah
Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong
Catat! Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat Dimulai 1 Mei, Ini Sasarannya
Alih Fungsi Gedung PAUD Jadi SPPG di Tasikmalaya, Masalah Sempadan, PBG dan SLF Dipertanyakan
Babak Baru Liang Saragi II: Hibah Bersyarat Disorot, Bukti Tergugat Dipertanyakan, Aroma Maladministrasi Kian Menguat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 07:58 WIB

Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WIB

Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut

Selasa, 14 April 2026 - 22:45 WIB

Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 20:27 WIB

Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah

Selasa, 14 April 2026 - 17:11 WIB

Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong

Berita Terbaru