Pakpak Bharat, MNP – Pelaksanaan pengerjaan peningkatan mutu dan kwalitas jalan penghubung Salak menuju Kecamatan Pagindar (Lagan – Pagindar) mulai dikerjakan.
Kepala Dinas PUTR Hub Pakpak Bharat, Maringan Bancin, ST, MT dalam keterangannya menjelaskan, proyek ini dikerjakan oleh Kementerian PUPR RI melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Sumatera Utara.
Sementara itu, Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dalam sebuah kunjungan di Kecamatan Pagindar beberapa minggu lalu sempat menyinggung hal ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dihadapan ratusan masyarakat Pagindar dia menyampaikan kabar baik ini dengan menyebut, tidak lama lagi masyarakat akan bisa menikmati jalan yang layak dan bagus.
Dijelaskan Bupati, Instruksi Presiden (Inpres) RI tentang pengerjaan jalan penghubung Lagan-Pgindar telah turun, dalam bulan Agustus akan segera dimulai pengerjaannya.
“Maka kita patut menyampaikan banyak terimakasih kepada bapak Presiden RI, H Joko Widodo atas besarnya perhatian beliau bagi kita di Kabupaten Pakpak Bharat ini,” ucap Bupati kala itu.
Pemerintah melalui Kementerian PUPR mengucurkan dana Rp 58,5 miliar lebih guna mempercepat penanganan jalan yang sangat vital bagi masyarakat Pagindar ini.
Nilai ini tertuang dalam kontrak pengerjaan preservasi jalan Aornakan-Pagindar-Watas NAD di Kabupaten Pakpak Bharat.
Adanya pengerjaan proyek ini disambut baik oleh masyarakat Pakpak Bharat, khususnya masyarakat Kecamatan Pagindar yang sejak lama mendambakan sebuah jalan yang memadai.
Sementara itu, Camat Pagindar, Sada Tua Manik menerangkan, Tanah Pagindar ini subur, banyak sawit, karet dan lainnya, hanya pihaknya kesulitan dalam hal transportasi.
Sada Tua Manik mengucapkan terimakasih kepada semuanya, Presiden, para Menteri terkait, Bupati Pakpak Bharat, Gubernur juga yang pernah datang ke Pagindar,” ujar Sada Tua Manik.
Menurutnya, tentu berkat kerja keras mereka semua dan atas perhatiannya jalan ini akan segera terselesaikan. Apalagi, jalan penghubung Lagan-Pagindar ini merupakan salah satu perioritas Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor guna membuka keterisolasian Daerah ini.
“Semoga dengan terbukanya akses ini diharapkan jalan menuju Provinsi Aceh dan sebaliknya akan lebih singkat dan lancar,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Benny S
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan