JM Idat Soroti Penahanan Dua Peladang Hayaping, DPRD Bartim Dukung Upaya ‘Restorative Justice’

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto JM Idat saat cek lokasi ladang Yadi dan Subarno di Hayaping

Foto JM Idat saat cek lokasi ladang Yadi dan Subarno di Hayaping

BARITO TIMUR, MNP — Anggota DPRD Kabupaten Barito Timur, JM Idat, menyoroti penangkapan dan penahanan dua warga Desa Hayaping, Yadi dan Subarno, yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Barito Timur terkait perkara dugaan pembakaran lahan.

JM Idat menilai penanganan perkara tersebut perlu dilakukan secara proporsional. Ia menyoroti luas lahan yang disebut terbakar akibat aktivitas berladang, yakni sekitar satu hektare, di tengah maraknya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Barito Timur.

Menurut JM Idat, persoalan tersebut tidak semestinya hanya dibebankan kepada masyarakat peladang.

“Kalau kebakaran yang disebabkan aktivitas peladang itu satu dibanding seratus. Artinya, satu hektare tidak sebanding dengan adanya ratusan hektare lahan gambut atau hutan yang terbakar di area korporasi,” ujar JM Idat, Senin (1/10/2026).

Politikus dari Partai Demokrat itu juga mempertanyakan penegakan hukum terhadap kebakaran dengan luasan yang jauh lebih besar apabila dibandingkan dengan perkara yang menjerat dua warga Hayaping tersebut.

JM Idat mengatakan, sebagai wakil rakyat, dirinya prihatin atas penangkapan dan penahanan Yadi dan Subarno yang diketahui merupakan petani peladang.

Ia juga menyampaikan dukungan terhadap upaya restorative justice (RJ) yang diajukan penasihat hukum kedua tersangka.

“Atas nama kelembagaan DPRD Barito Timur, kami mendukung penuh upaya RJ yang diajukan oleh penasihat hukum Yadi dan Subarno,” katanya.

Selain memberikan dukungan terhadap proses RJ, JM Idat menyatakan Komisi III DPRD Barito Timur akan mendatangi Polres Barito Timur untuk melihat secara langsung kondisi kedua warga tersebut yang saat ini menjalani penahanan.

“Sebagai bentuk empati kami sebagai wakil masyarakat, kami dari Komisi III DPRD Bartim akan mengunjungi Pak Yadi dan Subarno yang saat ini berada dalam sel tahanan Polres Bartim,” tegasnya.

Pernyataan JM Idat tersebut menambah sorotan publik terhadap penanganan perkara kebakaran lahan yang melibatkan warga peladang. DPRD Barito Timur juga menyatakan akan melakukan perhatian terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Kembangkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Timun
“Langkah Santun, Jiwa Tangguh”: 70 UMKM Ramaikan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Mandiri Tanpa Bebankan APBD
Dosen UNIMEN Mustamin Raih Gelar Doktor, Lahirkan Model PM2ZB dan Aplikasi ‘Rumah Mustahik’
Rotasi Kepala Sekolah Disdik Kota Tasikmalaya Dipertanyakan, Tiga Orang Dikembalikan Jadi Guru
Krisis Air Bersih di Kota Enrekang, Wabup Andi Tenri Liwang Kerahkan Seluruh OPD Turun Tangan
Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Bupati Enrekang Buka Pelatihan Vokasi Batch 5 Gandeng BPVP Pangkep
Bupati H. Muh. Yusuf Ritangnga Resmi Nahkodai DPC HKTI Enrekang 2026-2031
Bikin Resah Warga, Spesialis Rumah Kosong Akhirnya Diciduk Polisi Kalianda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Bhabinkamtibmas Kuala Cenaku Dorong Warga Kembangkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Timun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:56 WIB

“Langkah Santun, Jiwa Tangguh”: 70 UMKM Ramaikan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Mandiri Tanpa Bebankan APBD

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Dosen UNIMEN Mustamin Raih Gelar Doktor, Lahirkan Model PM2ZB dan Aplikasi ‘Rumah Mustahik’

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Rotasi Kepala Sekolah Disdik Kota Tasikmalaya Dipertanyakan, Tiga Orang Dikembalikan Jadi Guru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Krisis Air Bersih di Kota Enrekang, Wabup Andi Tenri Liwang Kerahkan Seluruh OPD Turun Tangan

Berita Terbaru