Tasikmalaya, MNP.com – Jelang natal dan tahun baru (Nataru), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Tasikmalaya gelar inspeksi mendadak (Sidak).
Sasarannya, ke Pasar Cikurubuk, Gudang Bulog Kota Tasikmalaya dan Pertamina Kota, Jumat (23/12/2022).
Kegiatan ini, merupakam salah satu program TPID menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan atau terjadinya kenaikan harga yang signifikan di pasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada kesempatan ini Penjabat Wali Kota Tasikmalaya, Dr. Cheka Virgowansyah, SSTP., M.E. didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Tasikmalaya, Asisten Pemerintahan dan Pembangunan Setda Kota Tasikmalaya.
Hadir juga dalam sidak ini, Kapolres Tasikmalaya Kota, Kepala Kantor Bank Indonesia Tasikmalaya, Kadis Indag Kota Tasikmalaya, Kepala UPTD Pasar Cikurubuk, Kepala Kantor Pertamina dan Kepala Gudang Bulog.
PJ Wali Kota Tasikmalaya Cheka menyampaikan, potret angka inflasi Kota Tasikmalaya 5 tahun kebelakang (2017-2021), senantiasa relatif kecil dan stabil di kisaran angka 1,17% s.d. 2,30%.
“Saya optimis dengan berbagai program kegiatan TPID Kota Tasikmalaya, angka inflasi Kota Tasikmalaya akan kembali rendah dan stabil di awal tahun 2023,” tandas Cheka.
Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak, yaitu sesuai dengan kebutuhan, tidak menumpuk dan berlebihan.
“Jangan menumpuk yang berakibat akan berkurangnya ketersediaan komoditas pangan di pasar sehingga berpotensi memicu meningkatnya angka inflasi,” tutup Cheka.
Ditempat sama, Kepala Dinas KUKM Perindag Kota Tasikmalaya Apep Yosa menyebut, inspeksi pasar ini dilaksanakan untuk memantau ketersediaan bahan pangan pokok strategis masyarakat di pasar, memantau distribusi dan pergudangan.
“Hal itu, untuk meminimalisir terjadi penimbunan bahan pangan pokok strategis masyarakat dan memberikan efek psikologis bagi para konsumen, pedagang dan distributor untuk mewujudkan stabilitas harga di pasar,” tutup Apep. (Red)
![]()









Tinggalkan Balasan