Pakapk Bharat, MNP – Pegiat dan pecinta sepak bola sekaligus sebagai anggota DPRD kabupaten Pakpak Bharat Selloh Cibro Sos menuliskan harapannya dilaman Facebook pribadi.
Hal itu itu sebagai wujud kepedulian menyikapi adanya isu pembatalan Turnamen Tinada Cup tahun 2023 ini.
Selloh Cibro mengungkapkan beberapa statement bahwa pelaksana turnamen Tinada CUP adalah suatu wadah yang tidak bisa di campur adukkan kedalam situasi politik di tahun 2024 nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selloh Cibro menyebutkan nanyak harapan dan idenya agar pelaksanaan turnamen Tinada CUP tahun 2023 ini bisa segera dilaksanakan dan segala komponen yang ada dapat bekerja sama.
“Demi mempertahankan kemaslahatan para pecinta olahrg dan juga bagi para pelaku UMKM yang ada terutama bagi warga sekitar,” harapnya.
“Tinada Cup Milik kita bersama selamatkan DIA,” kutip Selloh Cibro diawal judul status laman Facebook-nya yang beredar,” Jumat (4/07/2023).
“Tinada Cup salah satu turnamen sepak bola ter tua yg bergulir setiap tahun di Kab.Pakpak Bharat. Turnamen sepak bola Tinada Cup dilaksanakan se x setahun yaitu pertengahan Tahun yang mana kegiatan tsb sekaligus even menyambut dan memeriahkan HUT RI pada setiap tahunya,” kata dia.
“Turnamen tsb, sudah menjadi agenda pihak Kecamatan Tinada untuk mengsukseskan even yang selalu ditunggu dan dinanti para kalangan masyarakat pecinta sepak bola khususnya pelaku-pelaku olahraga atlet sepak bola yg tersebar di berbagai clup yang ada di Kab. Pakpak Bharat. Mereka semua sangat menanti turnamen tersebut agar terlaksana, sekaligus sebagai pembuktian unjuk skil, kemampuan pada kejuaraan Tinada Cup dimaksud,” lanjut Selloh Cibro.
Tidak tanggung-tanggung, karena Selloh Cibro salah satu pecinta sepak bola dan sangat mendukung pelaksanaan Tinada Cup berjalan lebih meriah setiap tahun dirinya ikut pembahasan RAPBD 2023 yaitu tepatnya bulan November 2022.
Selloh Cibro bersepakat dengan Pemkab Pakpak Bharat menciut sedikit dana APBD untuk di alokasikan penganggaran membantu panitia pelaksanaan turnamen Tinada Cup yang selalu dinanti-nanti tersebut.
“Dengan maksud dan tujuan agar panitia bisa sedikit terbantu dan lega atas bantuan dana yg kita kucurkan, kita sahkan pada APBD Pakpak Bharat Tahun 2023. Yang mana dana tsb kita titipkan pada pos anggaran Kecamatan Tinada lebih kurang Rp. 30 juta,” jelas Selloh Cibro.
Seiring berjalanya waktu, ada informasi berbagai kalangan masyarakat, bahwa Tinada Cup tidak dilaksanakan tahun 2023 ini, dengan pertimbangan dan alasan segelintir pemangku kepentingan akan berlangsungnya Pemilu 2024 dan tahun politik.
“Nah, sebagai pertanyaan dalam benah hati saya, selaku penggiat sepak bola, apa hubungan ya sepak bola dengan politik??? Emang Seberapa besar penduduk pakpak bharat di banding Kabupaten Dairi, Taput Dll,” tegasnya.
Dia menyindir seberapa besar klub yang ada di Pakpak Bharat dibanding Kabupaten lain di Indonesia ini???
“Kenapa di Kabupaten Dairi bisa melaksanakan Turnamen Sepak bola di Tahun 2023 ini, Contoh Pasi Cup, piala Deprianto Sitohang di Lae Hole, turnamen Tiga lingga, turnamen Parongil dll,” cetusnya.
Selloh Cibro mencontohkan lagi di Kabupaten Taput, ada Ombus-ombus Cup, begitu juga kab/kota lainya di Indonesia ini. Semua itu melaksanakan turnamen sepak bola dan masih bergulir sampai detik ini.
“Teruss,,, kenapa kita di Pakpak Bharat yang jumlah penduduk nya jauh paling sedikit, clup sepak bola juga masih sedikit, dibanding kabupaten tetangga,” ungkapnya.
Selloh Cibro menambahkan, masa tidak bisa melaksanakan turnamen sepak bola karena alasan Tahun Politik!!! Terlalu dini dia rasa pemahaman mereka-mereka yg mengkait-kaitkan sepak bola dengan politik.
“Saya juga berkecimpung di jabatan politik, tetapi kami tau mana politik mana olahraga, dan itu harus dipisahkan,” pungkasnya. (Benny S)
![]()









Tinggalkan Balasan