Ironis, Lanskap Ruas Jalan Berlubang Ring Satu UBPE Pongkor Potensial Celakakan Pemotor

Senin, 26 Januari 2026 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban laka tunggal, Ronal, yang alami luka baret dan terkilir pada Sikut Kanan Tangan dan Paha hingga Lutut Kanan Kakinya

Korban laka tunggal, Ronal, yang alami luka baret dan terkilir pada Sikut Kanan Tangan dan Paha hingga Lutut Kanan Kakinya

BOGOR, MNP – Lanskap Rute ruas jalan Kabupaten, pada ruas jalan raya Panjaungan – Nanggung – Curug Bitung, pada wilayah Desa Parakan Muncang, kembali berhasil membuat seorang pemotor terjungkal tanpa kompromi.

Kali ini menimpa pemotor berprofesikan SPM (Sales Promotion Man), bernama Ronal, warga Cibeuteung Muara, RT/RW : 001/004, Desa Cibeuteung Muara, Kecamatan Ciseeng-Kab. Bogor. Yang tengah bekerja sebagai Sales Produk, dari perusahaan Wings Food di wilayah Kab. Bogor. Dirinya alami kecelakaan tunggal di ruas jalan tersebut, pada Senin petang (26/1/2026).

Dikatakan kembali berhasil membuat celaka, itu karena terjadinya berulang kali dan bukan dialami oleh seorang Ronal saja, melainkan telah banyak Ronal lain yang juga alami kecelakaan sebelumnya, di ruas jalan tersebut.

Bahkan menurut info warga di sekitar lokasi, untuk hari ini saja sudah yang ketiga kalinya kejadian serupa, Ronal tadi adalah pemotor ketiga, yang alami kecelakaan serupa. Terjungkal karena terperosok ke lubang jalan, diduga akibat Ronal kurang menguasai kondisi medan jalan yang dilintasinya itu.

Adapun lokasi persis kerap terjadinya kecelakaan tadi, itu berada di Kp. Pakapuran – Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung-Kab. Bogor. Lebih tepatnya lagi, di depan Sekretariat MCN (Media Center Nanggung), yang mana dilihat dengan kasad mata saja, sebegitu banyak jalan berlubangnya.

Dan sampai sejauh ini tidak ada perhatian pihak terkait, berupa aksi sebagai wujud kepedulian serta tanggung jawab tupoksinya, di dalam hal itu adalah Dinas PUPR Kab. Bogor, melalui UPTnya sesuai otoritas wilayahnya. Yang nampak peduli hanya warga setempat, yang jadi penambal lubang jalannya, yang mengaku bernama Agam. Dengan menguruk lubang jalan, menggunakan puing bekas bangunan atau bebatuan serta tanah.

“Untuk hari ini saja, ini yang ketiga kali ada kecelakaan, semua kecelakaan tunggal sih, terjatuh karena nginjak lubang, Pak. Mungkin karena tak begitu mengetahui kondisi jalanan di sini, yang banyak lubangnya. Dari tiga orang pemotor di dalam sehari ini, si Bapak itulah yang korban ketiganya. Yang pertama di Pagi tadi, kedua agak Siang dan ini barusan saja terjadi, Pak,” jelas warga berinisial SLS, kepada MNPotret sore tadi, Senin (26/1/2026).

Saat Media ini bermaksud mengonfirmasikan hal itu, kepada Kepala UPT Jalan Jembatan Kelas 1 A Dinas PUPR Kab. Bogor-Wilayah VI Cigudeg, Bobby Wahyudi, melalui sambungan telepon WhatsApp pribadinya, yang bersangkutan tidak merespons sama sekali.

Bahkan hingga diturunkannya berita ini pun masih tidak merespon. Dan demi keberimbangan berita serta melengkapi substansi pemberitaan dari media ini, tim liputan masih berupaya mendapatkan tanggapan, dari beberapa nara sumber berkompeten lainnya.

Namun, lebih ironisnya lagi ruas jalannya itu, berada di area “ring satu” kecamatan, yakni di wilayah kecamatan Nanggung, yang mana di dalamnya terdapat sebuah perusahaan milik BUMN. Yakni PT. Antam, UBPE (Unit Bisnis Pertambangan Emas) Pongkor, mengingat perusahaan tersebut selalu menyalurkan dana CSR nya secara periodik, serta rutin. Idealnya, dari dana CSR nya saja pasti dapat mengcover hal tersebut, meski sekedar untuk melakukan perbaikan ringan, terhadap ruas jalan tersebut. Tujuan utamanya, setidaknya agar tidak lagi memicu kecelakaan, yang potensial memakan korban jiwa, jika kondisi jalan tetap dibiarkan seperti itu.

Loading

Penulis : Asep Didi/Tim

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan Negara Dikelola Swasta Tanpa Libatkan Masyarakat
Cetak Hattrick Juara! Persib Bandung Angkat Trofi BRI Super League 
Adu Mulut KNPI Dramaga vs Humas RSKBP Warnai Kegiatan Baksos Khitanan Massal Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WIB

Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil

Berita Terbaru