BOGOR, MNP – Lanskap Rute ruas jalan Kabupaten, pada ruas jalan raya Panjaungan – Nanggung – Curug Bitung, pada wilayah Desa Parakan Muncang, kembali berhasil membuat seorang pemotor terjungkal tanpa kompromi.
Kali ini menimpa pemotor berprofesikan SPM (Sales Promotion Man), bernama Ronal, warga Cibeuteung Muara, RT/RW : 001/004, Desa Cibeuteung Muara, Kecamatan Ciseeng-Kab. Bogor. Yang tengah bekerja sebagai Sales Produk, dari perusahaan Wings Food di wilayah Kab. Bogor. Dirinya alami kecelakaan tunggal di ruas jalan tersebut, pada Senin petang (26/1/2026).
Dikatakan kembali berhasil membuat celaka, itu karena terjadinya berulang kali dan bukan dialami oleh seorang Ronal saja, melainkan telah banyak Ronal lain yang juga alami kecelakaan sebelumnya, di ruas jalan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan menurut info warga di sekitar lokasi, untuk hari ini saja sudah yang ketiga kalinya kejadian serupa, Ronal tadi adalah pemotor ketiga, yang alami kecelakaan serupa. Terjungkal karena terperosok ke lubang jalan, diduga akibat Ronal kurang menguasai kondisi medan jalan yang dilintasinya itu.
Adapun lokasi persis kerap terjadinya kecelakaan tadi, itu berada di Kp. Pakapuran – Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung-Kab. Bogor. Lebih tepatnya lagi, di depan Sekretariat MCN (Media Center Nanggung), yang mana dilihat dengan kasad mata saja, sebegitu banyak jalan berlubangnya.
Dan sampai sejauh ini tidak ada perhatian pihak terkait, berupa aksi sebagai wujud kepedulian serta tanggung jawab tupoksinya, di dalam hal itu adalah Dinas PUPR Kab. Bogor, melalui UPTnya sesuai otoritas wilayahnya. Yang nampak peduli hanya warga setempat, yang jadi penambal lubang jalannya, yang mengaku bernama Agam. Dengan menguruk lubang jalan, menggunakan puing bekas bangunan atau bebatuan serta tanah.
“Untuk hari ini saja, ini yang ketiga kali ada kecelakaan, semua kecelakaan tunggal sih, terjatuh karena nginjak lubang, Pak. Mungkin karena tak begitu mengetahui kondisi jalanan di sini, yang banyak lubangnya. Dari tiga orang pemotor di dalam sehari ini, si Bapak itulah yang korban ketiganya. Yang pertama di Pagi tadi, kedua agak Siang dan ini barusan saja terjadi, Pak,” jelas warga berinisial SLS, kepada MNPotret sore tadi, Senin (26/1/2026).
Saat Media ini bermaksud mengonfirmasikan hal itu, kepada Kepala UPT Jalan Jembatan Kelas 1 A Dinas PUPR Kab. Bogor-Wilayah VI Cigudeg, Bobby Wahyudi, melalui sambungan telepon WhatsApp pribadinya, yang bersangkutan tidak merespons sama sekali.
Bahkan hingga diturunkannya berita ini pun masih tidak merespon. Dan demi keberimbangan berita serta melengkapi substansi pemberitaan dari media ini, tim liputan masih berupaya mendapatkan tanggapan, dari beberapa nara sumber berkompeten lainnya.
Namun, lebih ironisnya lagi ruas jalannya itu, berada di area “ring satu” kecamatan, yakni di wilayah kecamatan Nanggung, yang mana di dalamnya terdapat sebuah perusahaan milik BUMN. Yakni PT. Antam, UBPE (Unit Bisnis Pertambangan Emas) Pongkor, mengingat perusahaan tersebut selalu menyalurkan dana CSR nya secara periodik, serta rutin. Idealnya, dari dana CSR nya saja pasti dapat mengcover hal tersebut, meski sekedar untuk melakukan perbaikan ringan, terhadap ruas jalan tersebut. Tujuan utamanya, setidaknya agar tidak lagi memicu kecelakaan, yang potensial memakan korban jiwa, jika kondisi jalan tetap dibiarkan seperti itu.
![]()
Penulis : Asep Didi/Tim
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan