Garut, MNP.com – Manajer Bagian Jaringan PLN UP3 Garut, Said Haryadi, memastikan kebocoran pipa Bungbulang Garut pada Selasa (29/11) tidak mengganggu pasokan listrik ke masyarakat.
“Itu dijelaskan melalui laman resmi PLN untuk semua masyarakat aliran listrik tidak membuat pelanggan padam. Aliran listrik tidak terdampak, suplai listrik tetap lancar,” ujarnya, Rabu (29/11/2022).
Said menjelaskan, aliran listrik ke masyarakat tidak terganggu karena pasokan dari pembangkit listrik itu bersifat paralel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Artinya, pasokan listrik ke masyarakat dapat disuplai oleh sumber pembangkit listrik lainnya. Karena pembangkit ini sifatnya sinkron atau paralel dengan jaringan PLN 20Kv dari GI,” tutur Said.
Kebocoran pipa sebelumnya terjadi pada Senin, 28 November 2022 yang mengakibatkan semburan air, kemudian merusak Power House PLTMH Cirompang dan lokasi di sekitaran pipa. Saat kejadian, kondisi masyarakat sekitar dipastikan aman dari peristiwa tersebut.
Dalam unggahan video yang viral melalui media sosial, tampak air keluar menyembur menjulang tinggi di tengah area persawahan warga. Peristiwa itu terjadi pada Senin siang, 28 November 2022, sekitar pukul 14.00 WIB.
Kapolsek Bungbulang IPTU Usep membenarkan kejadian tersebut , kebocoran pipa disebabkan dugaan sementara ada pergeseran tanah,” pipa tersebut berada dikawasan tanah labil ,” jelas Kapolsek kepada awak media melalui sambungan telepon.
Dari hasil pemeriksaan dilapangan kerugian mencapai dua miliar rupiah
“Perlengkapan Power House PLTMH Cirompang rusak berat, seluruh kerugian belum terdeteksi, diperkirakan Rp 2 miliar,” ujar Usep.
Sebagai informasi, PLTMH Cirompang beroperasi sejak 17 April 2016 lalu dengan tarif penjualan tenaga listrik sebesar Rp 850/kWh dan rata-rata produksi tenaga listrik sekitar 63.72 juta kWh per tahun.
PLTA Bungbulang telah menyumbang pendapatan operasional kepada PT Tirta Gemah Ripah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Kondisi trakhir PLTMH Cirompang yang berlokasi di Desa Bungbulang Kec. Bunglang Kab Garut. Berdasarkan hasil analisa dari tim tehnis perencanaan dari perusahaan bahwa kejadian tersebut diawali dari adanya pergeseran tanah satu minggu sebelum kejadian.
Dampaknya, pada posisi pipa berbuah sehingga pecah dan menyemburkan air mengenai atap power house mengakibatkan atapnya rusak.
Dampak yang timbul
1. Untuk sementara perusahaan dihentikan ( di off ) dulu sambil menunggu perbaikan pipa dan atap power house.
2. Tidak ada dampak ke warga, karena berjauhan kemudian air langsung mengalir lagi kesungai.
2. Tidak ada dampak ke PLN bungbulang, karena selain di pasok oleh PLTMH cirompang juga dipasok oleh PLTM yang lain.
3. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Situasi aman terkendali. (Sn/Yana)
![]()









Tinggalkan Balasan