Di Balik Ramainya Pantai Sindangkerta: Robohnya Tembok Penahan Ombak Ancam Keselamatan Wisatawan 

Senin, 6 Juli 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Memasuki pekan libur sekolah, objek wisata Pantai Sindangkerta di Kabupaten Tasikmalaya mulai diserbu wisatawan. Lonjakan pengunjung terasa signifikan pada akhir pekan, Sabtu dan Minggu (05/07/2026), setelah sempat sepi pada hari-hari sebelumnya.

Petugas DTW Pantai Sindangkerta, Dadang Haerudin, mengungkapkan bahwa peningkatan kunjungan baru terlihat dalam dua hari terakhir.

“Kalau dari Senin sampai Jumat kemarin masih sepi. Alhamdulillah, hari Sabtu dan Minggu ini lumayan naik, berkisar 800 sampai 1.000 pengunjung. Kemungkinan sampai sore nanti bisa tembus 2.000 orang,” ujar Dadang, Minggu (05/07/2026).

Dia menambahkan, tidak semua yang masuk merupakan wisatawan luar daerah, melainkan ada juga warga lokal sekitar pantai. Meski demikian, rombongan besar dari luar kota sudah mulai berdatangan.

“Tadi ada rombongan dua bus dari Garut dan Bandung. Sempat saya tanya, mereka habis ziarah dari Pamijahan lalu mampir ke sini karena anak-anaknya ingin berenang,” tambahnya.

Untuk menikmati keindahan Pantai Sindangkerta, pengunjung dikenakan tiket masuk yang cukup terjangkau, yakni Rp6.000 per orang. Adapun untuk penataan di area pantai dikelola bersama oleh pihak Karang Taruna dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Di tengah geliat pariwisata ini, pihak pengelola mengeluhkan kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, terutama tembok penahan ombak yang rusak parah dan ambruk. Ironisnya, pengajuan perbaikan sudah dilakukan sejak empat tahun lalu namun belum ada realisasi.

“Petugas dan pengelola sudah lama mengajukan perbaikan. Bahkan waktu itu sudah difoto dan diukur berapa meter yang rusak. Tapi sudah hampir 4 tahun sampai sekarang belum juga terealisasi,” kata Dadang kecewa.

Pihak pengelola berharap pemerintah atau dinas terkait segera mengambil tindakan nyata sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Harapan kami fasilitas utama seperti tembok atau benteng itu segera diperbaiki. Takutnya reruntuhan atau ombak langsung mengenai pengunjung yang sedang berenang dan bermain di pinggir pantai. Mohon untuk secepatnya direalisasikan,” tegasnya.

Kondisi benteng yang ambruk ini juga menjadi sorotan para wisatawan. Isna, seorang pengunjung asal Garut yang datang bersama rombongan keluarganya, mengaku terkesan dengan keindahan Pantai Sindangkerta, namun turut menyayangkan fasilitas yang rusak.

“Ini pertama kalinya kami mampir ke Pantai Sindangkerta. Suasananya lumayan adem, lokasinya bagus untuk bersantai, bermain di pinggir pantai bersama anak-anak, sambil botram (makan bersama) menikmati pemandangan laut lepas,” ungkap Isna.

Meski terkesan, Isna berharap pemerintah dan pengelola dapat meningkatkan penataan fasilitas di area pantai demi kenyamanan dan keamanan wisatawan, seperti menambah saung gazebo dan mengoptimalkan petugas kebersihan sampah.

“Terutama itu tembok penahan ombak, banyak yang sudah roboh, ambruk, dan ada yang hampir roboh. Mohon lebih diperhatikan lagi dan semoga bisa segera diperbaiki agar pantai ini semakin maju dan makin banyak pengunjungnya,” harap Isna.

Loading

Penulis : Mon/Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP
Opini: Indikator Bencana Nasional Bukan Kitab Suci, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Baru Menetapkan Status
Botok Suarakan Hilangnya Kepercayaan Rakyat Pada Hukum di Pengadilan Negeri Pati
Audiensi Tambang PT SJP di DPRD Berujung Tanya, Koalisi LSM Desak Kehadiran Bapenda dan DLH
Pengurus PPPK Teknis Garut Ucapkan Selamat Ultah ke Sekda Nurdin Yana
Bupati Jeneponto Kumpulkan Forkopimda Bahas Isu Kamtibmas hingga Kabut Asap
Merasa Masih Termarginalkan, FKKS SMK Swasta Kota Tasikmalaya Minta Keberpihakan Kebijakan
Proyek Asrama Mahasiswa Bartim Rp2,8 Miliar Disorot: Bangunan Belum Ditempati, Fasilitas Bermasalah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:28 WIB

Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Opini: Indikator Bencana Nasional Bukan Kitab Suci, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Baru Menetapkan Status

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Botok Suarakan Hilangnya Kepercayaan Rakyat Pada Hukum di Pengadilan Negeri Pati

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Tambang PT SJP di DPRD Berujung Tanya, Koalisi LSM Desak Kehadiran Bapenda dan DLH

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pengurus PPPK Teknis Garut Ucapkan Selamat Ultah ke Sekda Nurdin Yana

Berita Terbaru

Berita terbaru

Pengaturan Tugas Personel Dishub Kota Bogor Dinilai Cacat SOP

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:28 WIB

Berita terbaru

Pengurus PPPK Teknis Garut Ucapkan Selamat Ultah ke Sekda Nurdin Yana

Rabu, 14 Okt 2026 - 14:30 WIB