Gerindra Pakpak Bharat Turun Tangan, Bagikan Sembako dan Santunan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor

Sabtu, 29 November 2025 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Pakpak Bharat, bersama dengan Anggota DPRD dari fraksi Gerindra, bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Pakpak Bharat.

Bantuan berupa logistik sembako dan santunan (tali asih) mulai diserahkan langsung di beberapa titik dan desa terdampak, termasuk di wilayah Salak.

Ketua DPC Partai Gerindra Pakpak Bharat, Mansehat Manik, melalui Sekretaris DPC, Alymullah Manik, menjelaskan bahwa bantuan ini disalurkan sesuai dengan data korban yang diterima.

“Hari ini kita serahkan bantuan untuk para korban di Salak sesuai data korban yang kita terima. Harapan kita bantuan ini bisa bermanfaat bagi para korban, ini tentunya sangat dibutuhkan. Kami berharap masyarakat bisa bersabar,” ujar Alymullah Manik di Salak pada Jumat (28/11/2025).

Bencana alam tanah longsor dan banjir bandang yang melanda Pakpak Bharat memang telah menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, bahkan sempat menyebabkan terputusnya akses jalan, yang menyulitkan tim penanganan dalam menjangkau lokasi.

Dalam kegiatan penyaluran bantuan tersebut, turut hadir Mansehat Manik dan Ragat Manik selaku Anggota DPRD Pakpak Bharat dari Fraksi Gerindra, Kepala Desa Salak I Oppong Marganda Banurea, dan Ketua Tidar Pakpak Bharat Gandua PR Manik.

Adapun warga yang menjadi penerima bantuan langsung di Desa Boangmanalu adalah Jonner Banurea, Dihner Boangmanalu, dan Niat Boangmanalu. Sementara warga yang terdampak di Desa Salak I meliputi Paima Banurea, Rose Banurea, dan Dermawan Banurea.

Aksi sosial ini menegaskan peran aktif Partai Gerindra dalam memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana alam.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping
Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak
Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 
Bupati Jeneponto Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Desa Binaan Imigrasi
AMAN Barito Timur Desak Keadilan bagi Peladang Tradisional di Tengah Gelombang Penegakan Hukum Karhutla
Fantastis! Polsek Bayongbong Berhasil Sita 76.321 Butir Obat Keras
Bias Layar Soroti Penahanan Dua Petani Hayaping, Dorong Penyelesaian Humanis
Wujudkan Guru Bermutu, PGRI Cabang Tawang Gelar Konkercab dan Tetapkan Program Strategis 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 16:16 WIB

11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping

Selasa, 29 September 2026 - 16:06 WIB

Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak

Selasa, 29 September 2026 - 13:21 WIB

Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 

Selasa, 29 September 2026 - 13:09 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Desa Binaan Imigrasi

Selasa, 29 September 2026 - 11:25 WIB

AMAN Barito Timur Desak Keadilan bagi Peladang Tradisional di Tengah Gelombang Penegakan Hukum Karhutla

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bupati Jeneponto Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Desa Binaan Imigrasi

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:09 WIB