Gerakan Tanam Cabai, PJ Wali Kota Tasikmalaya Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan

Senin, 4 Maret 2024 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pj Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah menghadiri Gerakan Tanam Cabai bersama TP PKK Kecamatan Bungursari, Senin (04/03/2024).

Cheka Virgowansyah mengatakan, kegiatan ini dalam rangka Aksi Peduli Peringatan Hari Gerak PKK ke 52 serentak se-Indonesia.

“Hari ini kita mensupport kegiatan PKK Nasional untuk gerakan tanam cabai, sebagaimana diketahui hampir setiap tahun harga cabai akan naik ketika menjelang hari besar nasional contohnya ini bulan Ramadhan,” kata Cheka.

Lantaran itu, Pemkot Tasikmalaya mencoba untuk mengajak semua pihak menanam cabai dengan gerakan dengan memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan-lahan yang selama ini tidak produktif.

“Kegiatan ini skala nasional, melalui dalam jaringan (Daring) yang dipusatkan di Kabupaten Bogor,” ungkap Cheka.

Terkait ini, Pemkot Tasikmalaya memiliki program Setanam Cinta yaitu satu juta tanaman polybag yang disertakan diteras atau pekarangan rumah masing-masing.

Gerakan Tanam Cabai serentak se-Indonesia

Dirinya berpesan kepada masyarakat, jangan Panic Buying, karena ketersediaan pangan di Kota Tasikmalaya aman.

“Mari kita perbanyak pasokan pangan, salah satunya dengan gerakan menanam cabai,” pesan Cheka.

Ditempat sama Nina Maulina S.Pd Ketua PKK Kecamatan Bungursari mengatakan, pihaknya khusus Pokja 2 setelah pencanangan gerakan bersama menanam cabai ini diharapkan semua kader bisa melaksanakan di wilayah rumahnya masing-masing.

“Kami akan mensosialisasikan gerakan tanam cabai melalui kader kepada masyarakat untuk mencegah inflasi, jika punya lahan luas bisa disana, kalau yang lahan kecil bisa dengan polibag,” ungkap Nina.

Sementara itu, Yayat Ruhiyat Penyuluh Pertanian Bungursari berharap, pasca gerakan tanam cabai serentak ini bisa menanam di tanahnya masing masing.

“Alhamdulillah, kalau di Bungursari para petani sudah terbiasa menanam cabai dengan sistem holtikultura. Secara global ini bisa menekan harga global, secara lokal bisa menutupi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga
Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi
Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan
Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’
Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK
PKN Enrekang Bongkar Dugaan Pungli: Jalan Provinsi Jadi Ladang Parkir Liar Pemkab
Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 14:00 WIB

Satlantas Polres Garut Tanamkan Keselamatan Sejak Dini di SDN 1 Jayaraga

Senin, 20 April 2026 - 13:20 WIB

Skandal Video Call di Tasikmalaya, Rayuan Maut Penagih Utang Berujung Laporan Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 18:10 WIB

Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan

Minggu, 19 April 2026 - 16:56 WIB

Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’

Minggu, 19 April 2026 - 15:33 WIB

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Berita Terbaru

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Asep Rahmat

Berita terbaru

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Minggu, 19 Apr 2026 - 15:33 WIB