Gerak Cepat, Pemkab Enrekang Bersama Baznas dan Bank Sulselbar Optimalkan Zakat ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENREKANG, MNP —– Sebuah langkah strategis dan penuh berkah kembali diambil untuk memperkuat kemaslahatan umat di Kabupaten Enrekang.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Enrekang bersama Pemerintah Daerah (Pemkab) Enrekang dan Bank Sulselbar Cabang Enrekang menggelar rapat teknis penguatan strategi, mekanisme, dan sistem pengumpulan Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang.

Rapat penting yang menjadi kunci optimalisasi dana umat ini berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kolaborasi di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Enrekang, pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Rapat teknis ini bukan sekadar pertemuan formalitas biasa, melainkan menjadi momentum krusial untuk membangkitkan kembali dan memperkuat peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang ada di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Enrekang.

Selama ini, potensi zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Enrekang dinilai masih sangat besar dan belum tergarap secara maksimal karena kurangnya pemahaman mekanisme dan sistem yang terintegrasi.

Oleh karena itu, melalui rapat ini, Baznas ingin memastikan bahwa setiap pengurus UPZ OPD benar-benar memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya sebagai ujung tombak pengumpul ZIS-DSKL di instansi masing-masing, sehingga tidak ada lagi zakat yang tercecer.

Ketua Baznas Kabupaten Enrekang, Siswandi Mazmur, dalam arahannya menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan yang sangat mulia dan fundamental.

“Melalui kegiatan tersebut, para pengurus UPZ OPD diharapkan semakin memahami tugas dan fungsi dalam proses pengumpulan ZIS-DSKL di lingkungan masing-masing,” kata Siswandi dengan penuh harapan.

Menurutnya, penguatan pemahaman ini adalah kunci utama agar pengelolaan dan pengumpulan ZIS-DSKL di Enrekang bisa berjalan lebih optimal, terarah, transparan, dan sesuai dengan syariat.

Jika pengumpulan dari ASN yang jumlahnya ribuan ini bisa maksimal, maka manfaatnya akan sangat luas dirasakan oleh mustahik, fakir miskin, dan masyarakat yang membutuhkan di seluruh pelosok Bumi Massenrempulu.

Lebih jauh, rapat teknis ini juga menjadi simbol kuatnya sinergi tiga pilar utama dalam ekosistem zakat di daerah, yakni Baznas sebagai pengelola amanah umat, Pemerintah Daerah sebagai regulator dan fasilitator, serta Bank Sulselbar sebagai mitra penyedia sistem keuangan yang memudahkan pemotongan dan penyaluran zakat secara otomatis dan akuntabel.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan sebuah sistem pengumpulan ZIS-DSKL yang modern, tidak lagi manual dan merepotkan, melainkan berbasis sistem payroll dan digital banking yang langsung terhubung dengan Bank Sulselbar, sehingga zakat ASN bisa langsung tersalurkan setiap bulan tanpa hambatan.

Kegiatan yang penuh dengan semangat kebersamaan ini turut dihadiri oleh jajaran penting, antara lain Wakil Pimpinan II Baznas Enrekang Arsil Bagenda, Pimpinan Cabang Bank Sulselbar Enrekang Hasdiana, perwakilan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Enrekang, serta para Ketua dan pengurus UPZ dari berbagai OPD lingkup Pemkab Enrekang.

Kehadiran lengkap para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen bersama bahwa penguatan ZIS-DSKL bukan hanya tanggung jawab Baznas semata, melainkan tanggung jawab bersama.

Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar besar dan berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem pengumpulan ZIS-DSKL di Kabupaten Enrekang, dengan satu tujuan akhir, agar manfaat zakat semakin luas, semakin tepat sasaran, dan benar-benar mampu mengentaskan kemiskinan serta menyejahterakan masyarakat Enrekang.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Arahkan Hak Jawab ke Pihak Lain, SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Belum Jawab Isu Jual Beli Proyek Revitalisasi
Modal Jaket Ojol dan 11 Kunci Pintu, Spesialis Pencuri Rumah Kosong Dicokok Polres Garut
Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026
Laris Manis Diserap Mitra, Produksi Telur Ayam Lapas Kendal Bakal Diekspansi
Enrekang Dapat Alokasi Bantuan Susu, Bupati Yusuf Ritangnga: Wujud Kepedulian Gizi Anak
Sampaikan Jawaban APBD 2027 ke DPRD, Bupati Bartim Apresiasi Fraksi Pendukung
Ribuan Peserta Ikuti Kemah Bakti IV Yayasan Al-Ulfah di Buper Pringgandani Garut
Antisipasi Asap Karhutla, Forkopimcam Kuala Cenaku Cek Kesiapan Rumah Singgah Oksigen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Arahkan Hak Jawab ke Pihak Lain, SMAS Pasundan 1 Tasikmalaya Belum Jawab Isu Jual Beli Proyek Revitalisasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Modal Jaket Ojol dan 11 Kunci Pintu, Spesialis Pencuri Rumah Kosong Dicokok Polres Garut

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Laris Manis Diserap Mitra, Produksi Telur Ayam Lapas Kendal Bakal Diekspansi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Gerak Cepat, Pemkab Enrekang Bersama Baznas dan Bank Sulselbar Optimalkan Zakat ASN

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bupati Jeneponto Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:27 WIB