TASIKMALAYA, MNP – Pengurus Cabang (PC) 1012 GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya menyampaikan pernyataan sikap tegas atas gugurnya prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian dunia di Lebanon.
Sebagai bagian dari keluarga besar TNI–Polri, GM FKPPI menegaskan memiliki kewajiban moral untuk bersikap dan menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Mereka juga menegaskan bahwa Indonesia berduka atas kehilangan prajurit terbaik bangsa.
Melalui keterangan resminya, organisasi tersebut mengutuk keras serangan militer Israel yang menyebabkan gugurnya prajurit terbaik TNI, Praka Farizal Rhomadhon, yang tengah bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris PC 1012 GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya, Septyan Hadinata, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut bukan hanya menjadi duka bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Sebagai keluarga besar TNI–Polri, kami wajib bersikap. Kami menyampaikan duka yang sangat mendalam, dan hari ini Indonesia berduka atas gugurnya prajurit terbaik bangsa,” ujarnya.
Ia menegaskan, almarhum merupakan sosok pejuang yang telah mengabdikan diri untuk negara dan dunia internasional.
“Kami mengutuk keras serangan tersebut. Almarhum Praka Farizal Rhomadhon adalah prajurit terbaik bangsa yang gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia. Ini adalah kehilangan besar bagi bangsa Indonesia,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menyebut almarhum sebagai sosok pejuang sejati.
“Beliau adalah seorang mujahid, yang gugur dalam tugas mulia membawa nama baik bangsa Indonesia di kancah perdamaian dunia,” tegasnya.
Sebagai bentuk solidaritas dan penghormatan, PC 1012 GM FKPPI Kabupaten Tasikmalaya juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk melaksanakan doa bersama dan sholat ghaib pada hari Jumat di masjid masing-masing.
Selain itu, pihaknya turut mengajak seluruh kaum muslimin untuk melakukan hal serupa sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada almarhum.
“Kami mengajak seluruh kaum muslimin untuk bersama-sama mendoakan almarhum melalui doa bersama dan sholat ghaib di masjid masing-masing. Ini sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan beliau,” kata Septyan.
FKPPI menilai, gugurnya Praka Farizal Rhomadhon merupakan bukti nyata dedikasi prajurit TNI dalam menjaga perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Di akhir pernyataannya, FKPPI berharap pemerintah Indonesia dapat mengambil langkah tegas di tingkat internasional serta memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh prajurit yang sedang bertugas di luar negeri.
![]()
Penulis : Ist
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan