Enrekang, MNP – Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Enrekang, Andi Makmur Jaya, bersama stafnya melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro, pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Dalam pertemuan tersebut, Andi Makmur Jaya menyerahkan data statistik terkait pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Kabupaten Enrekang.
Menurut data yang disampaikan, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Enrekang pada Triwulan II-2025 tumbuh positif sebesar 5,54 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Andi Makmur Jaya menjelaskan bahwa selama tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II tumbuh lebih cepat dibandingkan triwulan sebelumnya.
Selain itu, data kemiskinan di Kabupaten Enrekang juga menunjukkan penurunan signifikan. Jumlah penduduk miskin pada tahun 2025 sebesar 23,09 ribu orang, turun 970 orang dibandingkan tahun 2024.

Penurunan ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Enrekang dan menunjukkan bahwa upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat mulai membuahkan hasil.
Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro, berharap laju pertumbuhan ekonomi dapat terus meningkat seiring dengan peningkatan serapan anggaran pemerintah.
Saat ini, serapan anggaran pemerintah sudah di atas 60 persen dan diharapkan dapat terus meningkat untuk menggerakkan roda perekonomian di masyarakat.
Dengan demikian, diharapkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang positif dan penurunan kemiskinan dapat terus berlanjut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Enrekang.
Pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program dan kebijakan yang pro-rakyat
Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Enrekang pada Triwulan II-2025 tumbuh positif sebesar 5,54 persen.
Jumlah penduduk miskin pada tahun 2025 sebesar 23,09 ribu orang, turun 970 orang dibandingkan tahun 2024.
Pemerintah daerah optimis bahwa peningkatan serapan anggaran dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
![]()
Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan