Ekonomi Enrekang Tumbuh Positif, Kemiskinan Turun Signifikan

Rabu, 8 Oktober 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Enrekang, Andi Makmur Jaya, bersama stafnya melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro, pada Rabu, 8 Oktober 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Andi Makmur Jaya menyerahkan data statistik terkait pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Kabupaten Enrekang.

Menurut data yang disampaikan, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Enrekang pada Triwulan II-2025 tumbuh positif sebesar 5,54 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

Andi Makmur Jaya menjelaskan bahwa selama tiga tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II tumbuh lebih cepat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Selain itu, data kemiskinan di Kabupaten Enrekang juga menunjukkan penurunan signifikan. Jumlah penduduk miskin pada tahun 2025 sebesar 23,09 ribu orang, turun 970 orang dibandingkan tahun 2024.

Penurunan ini merupakan kabar baik bagi masyarakat Enrekang dan menunjukkan bahwa upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat mulai membuahkan hasil.

Wakil Bupati Enrekang, Andi Tenri Liwang La Tinro, berharap laju pertumbuhan ekonomi dapat terus meningkat seiring dengan peningkatan serapan anggaran pemerintah.

Saat ini, serapan anggaran pemerintah sudah di atas 60 persen dan diharapkan dapat terus meningkat untuk menggerakkan roda perekonomian di masyarakat.

Dengan demikian, diharapkan bahwa pertumbuhan ekonomi yang positif dan penurunan kemiskinan dapat terus berlanjut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Enrekang.

Pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program dan kebijakan yang pro-rakyat

Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Enrekang pada Triwulan II-2025 tumbuh positif sebesar 5,54 persen.
Jumlah penduduk miskin pada tahun 2025 sebesar 23,09 ribu orang, turun 970 orang dibandingkan tahun 2024.

Pemerintah daerah optimis bahwa peningkatan serapan anggaran dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dari Jalanan ke Jurnal Ilmiah, GMNI Unhas Ajak LPPM Garap Riset Marhaen Hingga Scopus
Pejabat Utama Absen, Audiensi SWI Jabar Soal Anggaran Revitalisasi Disdik Bandung Mengambang
Pemkab dan DPRD Pakpak Bharat Bahas Ranperda Perubahan APBD Tahun 2026
Dekatkan Akses Berobat Warga, RSUD Lanto Dg Pasewang Kini Punya Layanan Cathlab
Tinjau Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kapolres Lamsel Bagikan Masker di Palas
PKBM Agung Nugraha Serahkan Buku Ajar, KBM Warga Binaan Rutan Pemalang Dimulai
Buka Ruang Dialog, BPBD Pemalang Ajak Masyarakat Evaluasi Layanan Kebencanaan
Kendaraan Anda Menunggak Pajak? Siap-Siap Terjaring Razia Terpadu di Pakpak Bharat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:02 WIB

Dari Jalanan ke Jurnal Ilmiah, GMNI Unhas Ajak LPPM Garap Riset Marhaen Hingga Scopus

Selasa, 8 September 2026 - 20:29 WIB

Pejabat Utama Absen, Audiensi SWI Jabar Soal Anggaran Revitalisasi Disdik Bandung Mengambang

Selasa, 8 September 2026 - 20:17 WIB

Pemkab dan DPRD Pakpak Bharat Bahas Ranperda Perubahan APBD Tahun 2026

Selasa, 8 September 2026 - 18:18 WIB

Dekatkan Akses Berobat Warga, RSUD Lanto Dg Pasewang Kini Punya Layanan Cathlab

Selasa, 8 September 2026 - 17:42 WIB

Tinjau Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Kapolres Lamsel Bagikan Masker di Palas

Berita Terbaru

Berita terbaru

Pemkab dan DPRD Pakpak Bharat Bahas Ranperda Perubahan APBD Tahun 2026

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:17 WIB