Efek Dualisme Pengurus Pusat, PB PGRI di Banyuwangi Terpecah Dua Kubu

Jumat, 16 Februari 2024 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi, MNP – Anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Banyuwangi ricuh. Hal itu lantaran ada dua kepemimpinan ketua PGRI antara Ketua pengurus besar (PB) PGRI Teguh Sumarno, versi hasil KLB di Surabaya Jatim, Sudarman dan Sodik versi PB pusat, Unifah Rosyidi.

Kongres Luar Biasa (KLB) PGRI di Surabaya Jatim, 3 Nopember diikuti 3 Provinsi dan 5 Kota / Kabupaten se Indonesia diduga hasilnya mengangkat Teguh Sumarno sebagai Ketua Umum PB PGRI cacad demi hukum, faktor tidak sesuai AD-ART PGRI.

Menyikapi itu, Sekertaris PGRI Jatim, Siswaji mengatakan, Ketua Umum PB PGRI pusat di bawah Prof. Dr. Unifah Rosyidi. M. Pd masih ada dan eksis menahkodai PGRI sebagai wadah guru Indonesia.

“KLB Jatim versi Teguh Sumarno 3 November 2023 diakui dan boleh – boleh saja, serta tidak menyalahi aturan. Hanya saja dalam tubuh PGRI itu ada AD-ART yang harus dipatuhi,” kata Siswaji, Senin (12/2/2024).

Dirinya mengakui KLB PGRI di Surabaya Jatim itu boleh dan sah dilakukan. KLB itu bukan barang haram, karena itu forum resmi. Hanya saja di dalam AD-ART PGRI di pasal 63, ayat 2 huruf (b) KLB PGRI harus hadir separo atau 50% Provinsi dan Kota/Kabupaten se Indonesia untuk pengusulannya.

“Maaf KLB yang di laksanakan di Surabaya Jatim lalu hadir 3 Provinsi dari 34 Provinsi se Indonesia dan 5 Kota / Kabupaten dari sekian ratus Kota/Kabupaten se Indonesia,” ujarnya.

Tiga provinsi itu Provinsi Jatim, Riau dan dan Sumut, serta 5 Kota/Kabupaten itu Banyuwangi, Pamekasan, Sumenep Tebing Tinggi dan Kota Probolinggo.

Siswaji menambahkan 3 Provinsi dan 5 Kota/Kabupaten yang mengikuti KLB PGRI di Surabaya Jatim itu di bekukan segala kreativitasnya sebagian Surat Peringatan (SP), Nomor : 105 / P. PAW / KH / PROV / XXII / 2023. Tanggal 09 Desember 2023.

”Surat peringatan yang ditandatangani Ketua PGRI Jatim, Dr. H. Djoko Adi Walujo dan Sekretaris Drs. H. Mashuri M. Si, dengan tembusan 1. Bupati Banyuwangi, 2. Kapolresta Banyuwangi, 3. Kadispendik Banyuwangi, 4. Kacab Pendik Provinsi Jatim di Banyuwangi,” ungkapnya.

“Ya, dimana dalam perihal surat peringatan, mantan ketua PGRI Banyuwangi tidak melakukan segala bentuk activitas terkait PGRI Banyuwangi,” tambah Siswaji.

Sementara itu, Sodik Ketua PGRI Banyuwangi versi Ketua Umum PB PGRI , Unifah saat ditemui mengakui dirinya sudah dilantik selaku ketua PGRI Banyuwangi.

Sebelum dilakukan pengukuhan, Sodik mengaku dirinya dan dari kompeten PGRI Jatim lebih dulu melakukan sosialisasi ke seluruh PC dan ranting PGRI di Kabupaten Banyuwangi.

“Sosialisasi untuk SMA/ SMK dilakukan pak Catur dan Siswaji, untuk SMP dilakukan oleh kompeten PGRI Provinsi, dan untuk SD bagian Korwil saya tidak tahu,” terang Sodik, Selasa (13/2/204).

Dijelaskan, dalam sosialisasi PC PGRI Banyuwangi banyak menentang dan tidak mau menerima sosialisasi, kecuali satu yang mengikuti sosialisasi yaitu PC kecamatan Genteng dan ranting – ranting.

Lanjut Sodik, usai melakukan sosialisasi, tepat tanggal 31 Januari 2024 terjadilah konferensi luar biasa (KLB) di Uniba, terpilihlah saya sebagai ketua PGRI Banyuwangi dengan aklamasi.

Eetelah terpilih, Sodik membuat struktur kepengurusan, dan di SK oleh Provinsi, SK turun saya dilantik tepat 10 Februari 2024 oleh Ketua PGRI Jatim hadir dengan kompeten lainya bertempat di SMPN Kota di mana tempat itu tempat saya mengemban selaku Kepala SMPN 1 Banyuwangi.

”Dalam pelantikan kita sudah mengundang untuk mengundang hadirkan semua unsur PGRI, seperti Ketua PC dan ranting. Ranting – Ranting banyak yang hadir,” bebernya.

“Saya tambahkan, pelantikan ini yang punya hajat PB PGRI pusat, yang melaksanakan dan yang memimpin semua Provinsi. Saya kan orang yang terpilih aklamasi lewat KLB,” sambung Sodik.

Terpisah Ketua PGRI Banyuwangi versi KLB Jatim, Sudarman di hubungi via seluler mengatakan tidak bergeming dan tidak mengetahui serta tidak mengurusi adanya ketua PGRI Banyuwangi baru.

Namun, yang penting Sudarman selaku ketua PGRI Banyuwangi tetap melakukan tupoksi dan melakukan program PGRI Banyuwangi tahun ini.

”Iya mas, saya tidak ada kaitan dengan adanya ketua PGRI Banyuwangi baru. Yang jelas saya masih melakukan tupoksi dan program PGRI Banyuwangi untuk tahun 2024. Dan masa Bhakti saya selaku Ketua PGRI Banyuwangi berakhir 25 February 2025,” tegas Sudarman.

Kepala Cabang Pendidikan Provinsi Jatim di Banyuwangi, melalui Kasubag TU, Setyo Agung mengatakan, pihaknya selaku Cabdin di Banyuwangi melakukan tupoksi pendidikan untuk SMA/SMK. Untuk PGRI itu person guru – guru.

”Jadi kita melakukan activitas terkait pendidikan SMA / SMK di Banyuwangi. Maaf untuk PGRI saya no comen. Artinya kita Cabang Dinas yang memiliki pimpinan di atasnya (Kepala Dinas Provinsi/ red). Kalau kita komentar takut keliru dan salah,” ucap Setyo.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Banyuwangi, Suratno dikonfirmasi terkait dua kubu pucuk pimpinan ketua PGRI Banyuwangi, mengatakan kalau Kadis Pendidikan Kabupaten selaku penanggung jawab PGRI.

Artinya lanjut Suratno, dengan adanya dua pimpinan PGRI Banyuwangi ada dua versi PB. Satu versi PB teguh Sumarno KLB PGRI di Surabaya Jatim dan satu PB versi Unifah.

Meski demikian, Dinas Pendidikan hanya memaksimalkan bagaimana untuk Banyuwangi tetap kondusif meredakan sikon.

”Ya, karena keduanya ketua PGRI Banyuwangi memiliki dua versi PB PGRI di pusat, kami melayangkan surat untuk petunjuk serta kelegalitasan kepada Pak Menteri Pendidikan,” imbuhnya.

Sebetulnya terang Suratno, Banyuwangi kondusif, Faktor dua PB itu urusan atau ranahnya, ranah pusat, Banyuwangi sebagai imbas.

“Jadi ini kepentingan PGRI secara Nasional, tunggu Kementrian Pendidikan putusan PB PGRI mana yang legal nantinya,” terang Suratno, Selasa (13/2/2024).

PGRI dibawah Ketua Umum PB, Prof. Dr. Unifah Rosyidi . M. Pd, tanggal 1 – 3 Mart 2024 mendatang mengadakan kongres di jakarta, di hadiri 34 ketua dan kompeten PGRI Provinsi termasuk PGRI Jatim hadir dan Kabupaten Banyuwangi, Pamekasan, Sumenep hadir, karena tidak mengakui hasil KLB di Surabaya Jatim.

Menjawab itu, Siswaji menyebut, Awal Maret tahun ini PGRI di bawah Ketua umum PB PGRI pusat, Unifah melakukan kongres PGRI di Jakarta.

“Kita PGRI Jatim, dan Kabupaten Banyuwangi yang baru dikukuhkan, dan Pamekasan, serta Sumenep yang tidak mengakui hasil KLB PGRI di Surabaya, turut hadir dalam konggres PGRI di Jakarta,” tandas Siswaji.

Loading

Sumber Berita : Suaramerdeka.id

Berita Terkait

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan Negara Dikelola Swasta Tanpa Libatkan Masyarakat
Cetak Hattrick Juara! Persib Bandung Angkat Trofi BRI Super League 
Adu Mulut KNPI Dramaga vs Humas RSKBP Warnai Kegiatan Baksos Khitanan Massal Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WIB

Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil

Berita Terbaru