DPD PPNI Kota Tasikmalaya Adakan Musda, Agenda Rutin Lanjutkan Estafet Kepemimpinan

Sabtu, 21 Desember 2024 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – “Peran Aktif Perawat Dalam Pelaksanaan Transformasi Pelayanan Kesehatan Kota Tasikmalaya” menjadi tema dalam Musyawarah Daerah (MusDa) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawatan Nasional Indonesia (PPNI) Kota Tasikmalaya.

Nampak hadir Pj Walikota Tasikmalaya diwakili Kepala Dinas Kesehatan dr Uus Supangat, para utusan dan peninjau dari sebelas dewan pengurus PPNI Kota Tasikmalaya dan Dewan Pengurus PPNI Provinsi Jawa Barat.

Ketua pelaksana H.Arif Prianto,S.Kep.,Sos.,M.Si mengatakan bahwa dalam menjalankan roda organisasi yang sesuai anggaran dasar yang memiliki jangka waktu lima tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Maka estafet kepemimpinan dan kepengurusan DPD PPNI Kota Tasikmalaya harus terus dilanjutkan,” ungkap Arif Prianto, Sabtu (21/12/2024).

Musyawarah daerah merupakan pelaksanaan kedaulatan tertinggi yang menjadi agenda lima taunan sebagai amanat anggaran dasar dan anggaran rumah tangga PPNI Kota Tasikmalaya.

Penyelenggara musyawarah ini tidak lepas dari peran seluruh panitia yang berdedikasi tinggi dan bantuan dari berbagai pihak demi kelancaran dan kesuksesan acara ini.

Tak lupa, Arif Prianto mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam hajat besar organisasi DPD PPNI Kota Tasikmalaya ini.

“Semoga pelaksanaan ini dapat membawa manfaat dan kebaikan tidak hanya bagi perawat tepati juga menjadi sumbangsih bagi bangsa dan negara yang kita cintai ini,” ucapnya.

Sementara, Ketua PPNI Jawa Barat Dr.Budiman mengatakan, selama ini interaksi dengan pemerintah cukup baik, dan kedepannya PPNI Kota Tasikmalaya akan lebih maju.

Budiman menyebut, sebagai bentuk keseriusan PPNI Kota Tasikmalaya sudah memiliki rumah perawat, sebagai tempat berkumpulnya organisasi.

“Selain itu, PPNI Kota Tasikmalaya aktif dalam melakukan kegiatan yang diselenggarakan oleh PPNI Jawa Barat,” tuturnya.

Diketahui, peran lain perawat dalam rangka ikut serta menanggulangi masalah kesehatan salah satunya adalah kasus stunting. Lantaran itu, DPW Jawa Barat dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya melakukan penyuluhan masal.

“Sehingga kami bersyukur, PPNI mendapatkan Rekor Muri penyuluhan massal yang dilakukan oleh perawat turun ke usia remaja sekolah dalam rangka menurunkan kasus Stunting,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Suslia

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Silaturahmi Hangat Bersama Baur SIM, Media Apresiasi Purnabakti Ipda Tata Setiawan
Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU
Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut
Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi
Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah
Peluang di Tengah Sulitnya Kerja: PT Hini Daiki Indonesia Jadi Harapan Baru Warga Cisayong
Catat! Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat Dimulai 1 Mei, Ini Sasarannya
Alih Fungsi Gedung PAUD Jadi SPPG di Tasikmalaya, Masalah Sempadan, PBG dan SLF Dipertanyakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 12:50 WIB

Silaturahmi Hangat Bersama Baur SIM, Media Apresiasi Purnabakti Ipda Tata Setiawan

Rabu, 15 April 2026 - 07:58 WIB

Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU

Selasa, 14 April 2026 - 22:54 WIB

Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut

Selasa, 14 April 2026 - 22:45 WIB

Oknum Pegawai Kantor Pos Garut Diduga ‘Main Api’ dengan Istri Orang, Suami Sah Siap Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 20:27 WIB

Kuasa Hukum Penggugat, Sabtuno, S.H : Surat Hibah Pihak Tergugat Tidak Sah

Berita Terbaru