Diduga Hendak Mencuri, Pemuda di Purwokerto Tewas Tersetrum

Rabu, 17 September 2025 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purwokerto, MNP – Seorang pemuda berinisial TN (19) ditemukan tewas di atas plafon gudang penyimpanan pakan ikan di Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas.

Korban, warga Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat, diduga meninggal akibat tersengat listrik saat hendak mencuri.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh Hartin Sobari (45), penyewa gudang, pada Senin (15/9/2025) sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu, Sobari hendak mengambil pakan ikan dan melihat pecahan eternit di bagian plafon. Setelah diperiksa lebih teliti, ia melihat ada kaki yang sudah menghitam di atas plafon.

“Saya lihat ada pecahan eternit, terus saya lihat kaya ada kaki di atas eternit, kakinya juga udah item, baru saya langsung hubungi pemilik warung dan Babinsa,” jelas Sobari.

Dirinya menduga pemuda itu adalah pencuri karena sebelumnya ia pernah kehilangan tiga karung pelet ikan.

“Pernah sekali (kemalingan), udah setahunan. Itu kan jebol kayaknya bekas nurunin pelet. Polanya sama, naik dari situ. Kalau asumsi saya iya, maling,” katanya.

Penyebab Kematian dan Modus Operandi

Kapolsek Purwokerto Utara, Kompol Margono, menjelaskan bahwa berdasarkan pemeriksaan medis, korban diduga tewas karena tersengat listrik.

“Hasil pemeriksaan tadi secara medis oleh petugas dari puskesmas, kematian diperkirakan sekitar 8 atau 9 jam lalu. Kemudian murni karena luka bakar tersengat listrik. Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” ungkap Kompol Margono.

Ia menambahkan, korban diduga naik ke plafon melalui kamar mandi luar yang tidak terkunci.

“Sandalnya tertinggal di kamar mandi. Terus ada tang, dimungkinkan itu milik si korban, mungkin mau memotong apa tidak tahu,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pemilik usaha untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan, terutama pada area yang rawan menjadi target kejahatan.

Loading

Penulis : Saroyo

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang
Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat
Menanam Kehidupan: Cara Istimewa Persit KCK Kodim Tasikmalaya Maknai HUT ke-80
Klarifikasi PT KSL: Klaim RKAB Terbit, Bantah Tambang Ilegal dan Tudingan Pencemaran
Bupati Franc Tumanggor Suarakan Pemulihan Hutan Kemenyan di Tengah Sosialisasi PBPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Sabtu, 18 April 2026 - 15:42 WIB

Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 13:43 WIB

BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat

Berita Terbaru