Diduga Asal-asalan, Ormas GML Candipuro akan Pantau Proyek Rekonstrukti Jalan Ruas Titiwangi-Tiromukti (029)

Senin, 26 September 2022 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan, MNP – Pekerjaan rekonstruksi jalan ruas Titiwangi-Trimomukti (029) dikerjakan CV. Hang Tuah yang bersumber dari dana APBD kabupaten lampung selatan.

Namun, pekerjaan ruas jalan ini diduga dikerjakan asal-asalan oleh pihak rekanan, pasalnya material batu basecose yang berjenis batu type 3/5 dan 5/7 untuk hamparan pengecoran rabat beton tidak sesuai spesifikasi.

Selain itu, batu basecose berwarna ungu, padahal seharusnya berwarna hitam dan juga batu masih kondisi berserakan, seharusnya dipadatkan dulu, tapi ini sudah langsung di cor.

Proyek yang bernilai Rp 1.9079.788.311,42,- dengan nomor kontrak 133/KTR/KONS-BM/DPUPR/LS/APBD/2022 ini terletak di wilayah kecamatan Candipuro, jalan yang menghubungkan antara desa Bumijaya ke desa Trimomukti.

Awak media juga mengkonfirmasi Ega selaku pihak konsultan. Dirinya mengatakan, bahwa pihak rekanan yaitu CV. Hang Tuah disinyalir tidak mengikuti arahan atau instruksi dari konsultan dan pihak pengawas dinas PUPR, mengenai batu basecose yang masih berserakan sudah dilakukan pengecoran dan tidak dipadatkan dulu.

“Intruksi dari pihak kami sebagai konsultan yang menginginkan pihak rekanan untuk memadatkan ulang bawah yang sudah rusak berceceran itu seharusnya di padatkan terlebih dahulu, tapi instruksi itu tidak dilaksanakan atau dilakukan oleh pihak CV. Hang Tuah yang malah langsung melakukan pengecoran rabat,” ujarnya belum lama ini.

Ega menyebut, bahwa pengecoran rabat beton yang sudah dikerjakan pihak rekanan sudah mencapai 95 meter, dengan lebar 4 meter dan tinggi 20 cm.

Diduga Asal-asalan, Ormas GML Candipuro akan Pantau Proyek Rekonstrukti Jalan Ruas Titiwangi-Tiromukti (029)

“Rekonstruksi ini sebagian ada yang rabat beton dengan panjang 550 meter dan yang hot mix acwc sepanjang 800 meter, dengan total panjang paket jalan ini sepanjang 1.350 meter,” imbuh Ega.

Ketika awak media meminta klarifikasi dari pihak rekanan atau kontraktor Agus, mengenai batu sabes yang kurang padat dan sudah dilakukan pengecoran beliau mengatakan malah menjawab santai.

“Terima kasih bang atas tegurannya bang, semuanya sudah kami ikuti sebagaimana semestinya, setelah pemadatan dilalui dan motor yang selalu melalu lalang, jadi semua basecose berserakan kembali, terima kasih atas tegurannya, selanjutnya akan kami tindak lanjuti bang,” dalihnya.

Menanggapi hal tersebut, ketua Ormas GML kecamatan Candipuro, Baryadi menegaskan, apapun bentuknya, seharusnya CV. Hang Tuah seketika dalam mengerjakan rekontruksi pekerjaan dimanapun harus menjaga mutu dan kwalitas yang di utamakan.

“Jangan terkesan asal-asalan, seperti yang ditemukan batu basecosenya yang diduga tidak sesuai spesifikasi, mulai warna yang berwarna ungu, dan juga kondisi batu basecose masih berserakan dan belum dipadatkan kembali sudah langsung dicor,” tegasnya.

Baryadi mengatakan, kalau memang benar yang disampaikan oleh rekan-rekan media tentang dugaan temuan tersebut, ormas GML Candipuro akan memantau pekerjaan tersebut.

“Kami akan pantau terus, untuk mengumpulkan dokumen-dokumennya, sebagai bahan untuk laporan kepada aparat penegak hukum,” tandasnya. (JJ)

Loading

Berita Terkait

Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut
Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru
Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar
Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi
Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah
Marak Pengamen dan Pengemis, Satpol PP Pemalang Turun Tangan Beri Pengarahan
Tangkap Pembobol Rumah di Kalianda, Polisi Ungkap Dua Kasus Curanmor Sekaligus
Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:02 WIB

Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:10 WIB

Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:28 WIB

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Berita Terbaru

Berita terbaru

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Kamis, 16 Jul 2026 - 13:28 WIB