Dampak Hujan Ekstrim, Atap Rumah Warga di Kota Tasikmalaya Ambruk

Rabu, 31 Januari 2024 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Hujan deras kemarin menyebabkan luapan air disejumlah titik di Kota Tasikmalaya pada Selasa sore kemarin (30/01).

Tak hanya itu, terdapat rumah warga yang terdampak akibat cuaca ektrim tersebut. Salah satunya menimpa warga Kampung Rancapasung RT 01 RW 01 Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari.

Hari ini warga bersama Babinsa Kelurahan Cibunigeulis Serda Indrajaya gotong royong membersihkan puing material.

Ketua RT 01 Ateng Saefuloh mengatakan, bahwa ambruknya atap rumah itu terjadi karena arah angin menghantam struktur dinding rumah yang sudah lapuk.

“Kejadiannya tadi pagi sekitar jam setengah tujuh, mungkin akibat efek hujan kemarin. Alhamdulilah, tidak ada korban jiwa,” kata Ateng, Rabu (31/01/2024).

Pemilik rumah mendapatkan bantuan

Sementara itu, pemilik rumah Ibu Rom menyebut, kejadian atap roboh saat dirinya mau masuk kedalam rumah.

“Saya bersyukur, material yang roboh tidak menimpa tubuh, kebetulan sebelum roboh, posisi saya pas dititik kejadian,” ungkap Ibu Rom.

Ditempat sama, tokoh masyarakat Cucu Suryana mengucapkan terimakasih kepada kasih Kasi Trantib kelurahan Cibunigeulis, Babinsa, Ketua RT maupun warga yang membantu membereskan puing-puing material.

“Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir sekitar Rp 10 juta. Kami sudah mengkonfirmasi pihak BPBD dan akan datang ke lokasi,” jelas Cucu.

Ditempat sama, Hendra salah satu petugas BPBD Kota Tasikmalaya mengatakan, pasca mendapat laporan, pihaknya merespon cepat untuk memastikan kondisi aman.

“Saya harap masyarakat berhati-hati karena musibah akan terjadi kepada siapapun, apalagi sekarang musim hujan. Segera melapor kalau ada kejadian,” tandasnya.

Loading

Penulis : Dede Sugiarto

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Perkara Sidang Lingkar Dadaha: JPU Tuntut Bebas Tiga Terdakwa Penganiayaan, Dinilai Bela Orang Tua
PJU Padam 10 Hari, Warga Jalan 45 Tamiang Layang Geram: Jalan Gelap, Instansi Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab.
Dugaan Korupsi Proyek Cetak Sawah di Enrekang: Oknum Main-main dengan Anggaran Rakyat
SD IT Pesantren Cipansor Jadi Tuan Rumah Seleksi Terpadu O2SN, Pentas PAI, dan FLS3N
Krisis Ruang Kelas dan Tenaga Pengajar, SDN Torowek Kadipaten Berharap Perhatian Pemerintah
171 Jemaah Haji Garut Siap Berangkat, Bupati Ingatkan Jaga Fisik dan Mental
Dapur MBG Sungkai Bersatu Kini Miliki IPAL, Wujud Kepedulian Terhadap Lingkungan
‎Festival Seni Budaya Sayang Heulang Angkat Pesona Garut Selatan ‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 19:01 WIB

Perkara Sidang Lingkar Dadaha: JPU Tuntut Bebas Tiga Terdakwa Penganiayaan, Dinilai Bela Orang Tua

Senin, 13 April 2026 - 18:06 WIB

PJU Padam 10 Hari, Warga Jalan 45 Tamiang Layang Geram: Jalan Gelap, Instansi Terkait Saling Lempar Tanggung Jawab.

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

Dugaan Korupsi Proyek Cetak Sawah di Enrekang: Oknum Main-main dengan Anggaran Rakyat

Senin, 13 April 2026 - 13:34 WIB

SD IT Pesantren Cipansor Jadi Tuan Rumah Seleksi Terpadu O2SN, Pentas PAI, dan FLS3N

Senin, 13 April 2026 - 11:37 WIB

Krisis Ruang Kelas dan Tenaga Pengajar, SDN Torowek Kadipaten Berharap Perhatian Pemerintah

Berita Terbaru