Daerah Cikalang Langganan Banjir, Gegara Lahan Resapan Air Berubah Jadi Perumahan 

Kamis, 13 Maret 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Persoalan banjir saat curah hujan tinggi masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintahan Kota Tasikmalaya.

Salah satunya daerah Cikalang, Kec. Tawang kini menjadi langganan banjir di saat tensi hujan tinggi.

Terkait hal tersebut Ilham Ramdani selaku Ketua KNPI Kecamatan Tawang angkat bicara. Menurutnya, hal itu gegara pembangunan perum yang tidak melihat lingkungan sekitar.

Alhasil, kini rumah warga terendam banjir dengan hilangnya lahan produktif yang seolah olah hilang di babad habis karena pembangunan perumahan di daerah Tawang.

“Ini menimbulkan efek domino bagi warga sekitar, harus merasakan banjir saat hujan deras,” ucap Ilham, Kamis. (13/03/2025).

Selaku ketua KNPI Kecamatan Tawang, dirinya mempertanyakan perusahan dan unsur pemerintah yang ada di kecamatan Tawang sekaligus dinas PUTR, jangan sampai izin yang dikeluarkan tanpa memikirkan dampak dari bangunan tersebut.

“Banyak lahan yang alih fungsi dari lahan yang bisa menjadi resapan air kini menjadi perumahan, sehingga kini banjir dirasakan warga, bahkan tidak sedikit air nya masuk ke rumah warga,” tegasnya.

Ilham berharap pemerintah cepat tanggap baik dari pihak kecamatan dan stakeholder terkait. Camat Tawang diharapkan bisa koordinasi dengan dinas terkait mengenai izin pembangunan perum karena alih lahan fungsi.

“Jangan sampai masyarakat Cikalang Kecamatan Tawang dirugikan akibat adanya pembangunan perum yang tidak melihat dampak dari pembangunan tersebut,” jelas Ilham.

KNPI Kecamatan Tawang ingin dinas terkait dan pemerintah kec Tawang bisa langsung merespon kejadian ini, jangan sampai kepentingan kelompok menjadi kerugian kepada masyarakat setempat.

“Pemerintah Kecamatan Tawang pun harus bersikap atas kepentingan rakyat. Jangan sampai saling tuding ketika banjir sudah terjadi,” pungkasnya

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Ungkap Jaringan Narkoba Rp235 Miliar, Kapolda Lampung: Tersangka Terancam Hukuman Mati
Jalan Usaha Tani Badampu: Disemprot Obat Rumput di Tengah Isu Proyek Fiktif, Ada Apa Sebenarnya?
Perjuangan Tasikmalaya Turun ke Masyarakat Lewat Aksi Sosial
Miris! Atap Plafon Ditopang Kayu, Ruang Kelas di SDN Lebakgede Tasikmalaya Terancam Ambruk
Setelah Viral Dugaan Proyek Fiktif, Rumput di Lokasi Badampu–Bantayum Mendadak Layu, Ada Apa?
Sederhana Sarat Makna, Isak Haru Warnai Pelepasan 32 Siswa SDN 2 Karang Sambung Tasikmalaya
Satresnarkoba Polres Bartim Ringkus Terduga Pengedar Sabu 1,78 Gram di Tamiang Layang
O2SN Kabupaten Tasikmalaya 2026 Sukses Digelar, Jaring Atlet Potensial Sejak Dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tag :

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:54 WIB

Ungkap Jaringan Narkoba Rp235 Miliar, Kapolda Lampung: Tersangka Terancam Hukuman Mati

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:42 WIB

Jalan Usaha Tani Badampu: Disemprot Obat Rumput di Tengah Isu Proyek Fiktif, Ada Apa Sebenarnya?

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:40 WIB

Perjuangan Tasikmalaya Turun ke Masyarakat Lewat Aksi Sosial

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:01 WIB

Miris! Atap Plafon Ditopang Kayu, Ruang Kelas di SDN Lebakgede Tasikmalaya Terancam Ambruk

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:04 WIB

Setelah Viral Dugaan Proyek Fiktif, Rumput di Lokasi Badampu–Bantayum Mendadak Layu, Ada Apa?

Berita Terbaru

Berita terbaru

Perjuangan Tasikmalaya Turun ke Masyarakat Lewat Aksi Sosial

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:40 WIB