MEDAN, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menghadiri peluncuran resmi Calendar of Event (CoE) Sumatera Utara Tahun 2026.
Acara bergengsi ini diselenggarakan di Gedung Serba Guna Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan, Kamis (29/01/2026).
Peluncuran CoE 2026 ini dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc, dengan dihadiri oleh jajaran Kepala Daerah se-Sumatera Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Agenda ini menjadi strategi besar pemerintah provinsi dalam memetakan kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif sepanjang tahun.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur H. Surya menegaskan bahwa sektor pariwisata kini telah bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi utama di daerah.
Setiap event yang tercatat dalam kalender tahunan bukan sekadar hiburan, melainkan ruang tumbuh bagi pelaku UMKM dan industri pendukung lainnya.
“Ketika event tumbuh, ekonomi rakyat bergerak. Peluncuran Calendar of Event 2026 ini adalah langkah strategis untuk memastikan geliat ekonomi berlangsung sepanjang tahun di berbagai daerah dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar H. Surya.
Kabar membanggakan datang bagi masyarakat Pakpak Bharat. Pesta Budaya Oang-Oang resmi ditetapkan sebagai salah satu agenda penting yang masuk dalam CoE Sumatera Utara 2026.
Hal ini memposisikan budaya suku Pakpak sejajar dengan event-event besar lainnya di Sumatera Utara yang akan dipromosikan secara luas.
Bupati Franc Bernhard Tumanggor menyatakan bahwa momentum ini adalah peluang emas untuk memperkenalkan kekayaan intelektual dan keindahan alam Pakpak Bharat ke kancah internasional.
“Melalui Pesta Budaya Oang-Oang yang akan kita laksanakan nanti, kita berkesempatan mendekatkan budaya, pariwisata, dan keindahan Pakpak Bharat kepada dunia. Mari kita terus berbenah menuju pariwisata budaya yang semakin maju,” ungkap Bupati Franc dengan optimis.
Masuknya Pesta Oang-Oang dalam kalender provinsi diharapkan mampu memberikan dampak domino bagi para pengrajin, pelaku seni, sektor kuliner, hingga jasa transportasi dan perhotelan di Pakpak Bharat.
Sinergi antara pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi menjadi kunci utama dalam memajukan daerah berjuluk “Tanah Simsim” tersebut.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan