Ciptakan Lingkungan Aman, Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Anak Digelar di Kecamatan Baraka

Selasa, 28 Oktober 2025 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Enrekang menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak di Kecamatan Baraka pada Senin, 27 Oktober 2025.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Baraka, Irwan Piri, S.Sos, dan dihadiri oleh para kepala desa dan lurah, kepala sekolah, kepala puskesmas, kepala KUA, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya melindungi anak-anak dari kekerasan dan eksploitasi.

Dalam sambutannya, Camat Baraka Irwan Piri berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi lintas lembaga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak-anak di Kecamatan Baraka.

“Kami ingin Baraka menjadi kecamatan ramah anak dan bebas kekerasan,” ujarnya.

Irwan Piri juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan terhadap anak.

Wakil Ketua I DPRD Enrekang, Abdurrachman Zulkarnain, SE, menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung upaya perlindungan anak melalui fungsi pengawasan, penganggaran, dan penyerapan aspirasi masyarakat.

“Kami memastikan pelayanan terhadap masyarakat di OPD terkait berjalan dengan baik, terutama dalam mencegah, mengatasi, dan menindaklanjuti laporan atau aduan kekerasan terhadap anak,” ujarnya.

Abdurrachman Zulkarnain juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang hak-hak anak dan pentingnya melindungi anak-anak dari kekerasan dan eksploitasi.

Kepala Dinas P3A Kabupaten Enrekang, Dr. Ir. Sulviah Dahaling, ST, MM, menyoroti faktor-faktor penyebab kekerasan terhadap anak, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.

“Sekolah harus aktif sosialisasi tentang bahaya bullying, dan orangtua harus menciptakan rumah yang ramah anak — bebas dari kekerasan verbal maupun fisik, bersih, dan nyaman,” pesannya.

Dr. Sulviah Dahaling juga membagikan sejumlah tips pencegahan serta prosedur pelaporan kasus kekerasan.

Brigpol Yuli dari Unit PPA Polres Enrekang menjelaskan dasar hukum penanganan kasus kekerasan terhadap anak serta ancaman pidana bagi pelaku.

“Kami menekankan pentingnya koordinasi antara masyarakat, sekolah, dan aparat penegak hukum untuk mempercepat penanganan kasus di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua GNI Enrekang, Magamo, memaparkan data terkini terkait kasus kekerasan terhadap anak, termasuk kekerasan seksual, eksploitasi, dan pekerja anak.

“Kekerasan terhadap anak bukan hanya soal fisik, tetapi juga bisa berbentuk penelantaran dan kekerasan psikologis. Ini membutuhkan kerja bersama lintas sektor,” ujarnya.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang
Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat
Menanam Kehidupan: Cara Istimewa Persit KCK Kodim Tasikmalaya Maknai HUT ke-80
Klarifikasi PT KSL: Klaim RKAB Terbit, Bantah Tambang Ilegal dan Tudingan Pencemaran
Bupati Franc Tumanggor Suarakan Pemulihan Hutan Kemenyan di Tengah Sosialisasi PBPH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Sabtu, 18 April 2026 - 15:42 WIB

Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota

Sabtu, 18 April 2026 - 13:43 WIB

BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Halal Bihalal Kawan Peduli Pendidikan Karib Koreak: Dorong Pendidikan Tasikmalaya Masuk 10 Besar Jawa Barat

Berita Terbaru