Bupati Pakpak Bharat Temui Badan Karantina Indonesia, Bahas Produk Unggulan Daerah

Senin, 13 Mei 2024 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor hari ini bertemu kepala Badan Karantina Indonesia, Dr. Sahat Manaor Panggabean di Kantor Badan Karantina Indonesia, Jakarta, Senin (13/05/2024).

Pertemuan ini dilaksanakan guna membicarakan sertifikasi beberapa produk unggulan asli Kabupaten Pakpak Bharat termasuk durian, nilam, gambir dan kemenyan.

Dalam pertemuan ini, Franc Bernhard Tumanggor berharap komoditas asli Pakpak Bharat yang memiliki nilai tinggi bisa terjaga dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat khususnya para petani.

“Dengan telah tersertifikasinya produk-produk kita, tentu akan membawa keuntungan tersendiri bagi kita, lebih mudah dipasarkan dan tentu akan banyak diminati,” ucap Bupati muda ini.

Sementara itu, Kapala Badan Karantina Indonesia, Dr. Sahat Manaor Panggabean menjelaskan, tahun ini semua komoditi di Pakpak Bharat (gambir, kemenyan, nilam, durian, dll) akan disertifikasi oleh pihaknya.

“Sekarang ini sudah mulai dilakukan proses registrasi seluruh petani durian, gambir, nilam, kemenyan, dan lainnya. Ada berapa lokasi dimana dan petaninya siapa, sudah mulai kita kumpulkan data-datanya,” jelas dia.

Kepala Badan Karantina Indonesia juga menjelaskan, bahwa project Ini akan menjadi project Nasional antara Pakpak Bharat dengan Badan Karantina Indonesia.

“Masyarakat perlu dijelaskan dan disosialisasikan agar masyarakat juga memahami terkait komoditi ini,” pesan dia kemudian.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam
Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya
Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan
Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya
Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional
Semarak HUT ke-25 Kota Tasikmalaya: Kecamatan Kawalu Kobarkan Semangat Warga dan Gotong Royong
Kurang dari 24 Jam, Polres Bogor Berhasil Bekuk Pelaku Pembacokan Bobotoh
Tiga Isu Dugaan Korupsi DLH, CSR Bank Sulselbar dan Sumur Bor, MNP Tantang Kejari Enrekang Buka Suara: Ada atau Tidak Ada?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional

Berita Terbaru