Bupati Pakpak Bharat Teken Nota Kesepahaman bersama Kemenko Marves RI

Sabtu, 24 Februari 2024 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Benrhard Tumanggor menghadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama Budi Daya Pertanian Hingga Pasca Panen di Food Estate Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Pakpak Bharat, Jumat (23/02/2024).

Nota Kesepahaman ini dilaksanakan guna memperluas cakupan pengelolaan areal food estate hingga pasca panen, guna membantu meningkatkan ketersediaan pangan serta kesejahteraan para petani khususnya para petani mitra food estate.

Dipusatkan di Desa Riaria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, kegiatan ini dihadiri antara lain Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Nani Hendiarti.

Nampak hadir juga Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE, Rektor IT Del Arnaldo M Sinaga, Direktur PT Horti Agro Makro (Champ)Muhammad Khudori, Plt Sekjen Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto anggota DPRDSU Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat dan Ir Tangkas Manimpan Lumbantobing, serta banyak undangan lainnya.

Bupati Pakpak Bharat menjelaskan, salah satu kunci utama keberhasilan food estate di Kabupaten Pakpak Bharat adalah masyarakat Pakpak Bharat yang notabene adalah petani.

“Masyarakat kami sebagian besar adalah petani, ini modal utama kami, jadi tidak terlalu sulit mengedukasi masyarakat tentang bercocok tanam yang baik,” jelas dia.

Bupati berharap hadirnya program pangan ini, bisa membantu Kabupaten Pakpak Bharat menyediakan pangan sendiri tanpa tergantung Daerah lain.

“Tujuan kami itu, Pakpak Bharat harus mandiri secara pangan, tidak tergantung Daerah lain,” pungkas dia.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Nani Hendiarti juga menjelaskan proses pengembangan Food Estate Sumatera Utara akan tetap berkelanjutan.

“Kita punya komitmen bersama, pengelolaan Food Estate harus lebih baik lagi dan lebih luas. Maka untuk itu perlu dukungan semua pihak,” tutup Nani Hendriarti dalam sambutannya.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pelayanan Kilat Disdukcapil Jeneponto Urus Adminduk Pengantin: 100% Gratis!
Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut
Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru
Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar
Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi
Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah
Marak Pengamen dan Pengemis, Satpol PP Pemalang Turun Tangan Beri Pengarahan
Tangkap Pembobol Rumah di Kalianda, Polisi Ungkap Dua Kasus Curanmor Sekaligus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:24 WIB

Pelayanan Kilat Disdukcapil Jeneponto Urus Adminduk Pengantin: 100% Gratis!

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:02 WIB

Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:10 WIB

Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi

Berita Terbaru