BKKBN Perwakilan Sumut: Penanganan Stunting di Kab Pakpak Bharat Tergolong Cepat

Jumat, 10 November 2023 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM membuka Forum koordinasi percepatan penurunan stunting Kabupaten Pakpak Bharat di Aula Bale Sada Arih, Kantor Bupati Pakpak Bharat Kamis (09/11/23).

Forum Koordinasi ini dilaksanakan guna mengevaluasi capaian dan upaya percepatan penanganan stunting di Kabupaten Pakpak Bharat.

Yusrizal Batubara, S.Sos, Sekretaris BKKBN Perwakilan Sumatera Utara (Sumut)  mengungkapkan, upaya percepatan penanganan stunting di Kabupaten Pakpak Bharat tergolong cepat.

Masuk Tahun ketiga kita dalam upaya penurunan stunting, diawal pencanangan program ini, Kabupaten Pakpak Bharat berada diposisi 40 persen prevalensi stunting.

Namun kini persentasi penurunan stunting ini cukup besar, kita berharap di tahun 2024 angka penurunan stunting ini bisa mencapai posisi yang ditargetkan.

“Sasaran kita saat ini adalah pengurangan resiko stunting, guna mencegah terjadinya kasus stunting baru,” jelas dia.

Sementara itu Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dalam sambutan tertulisnya mengurai, bahwa penanganan stunting harus dilihat dari banyak aspek.

Menurut Bupati, Stunting ini taruhannya terlalu besar kalau kita abaikan, dan dampaknya jangka panjang, sehingga kita tidak bisa mengukur dalam jangka waktu yang seketika dalam penanganannya.

Maka dalam penanganannya stunting ini harus melihat banyak aspek, seperti aspek kesehatan, aspek keluarga, maupun aspek perilaku. Artinya pengentasan stunting harus di lakukan secara terpadu serta butuh komitmen kuat dari semua stakeholder.

“Tidak hanya menjadi tugas instansi leader, tapi butuh keterlibatan semua pihak yang ada di kabupaten ini,” ungkap Bupati.

Dia menegaskan kepada tim percepatan penurunan stunting (TPPS) Kabupaten Pakpak Bharat untuk lebih serius melaksanakan program intervensi sensitif dan intervensi spesifik.

“Untuk membuat rencana kerja serta rencana aksi yang lebih cepat, terukur, efektif dan tepat sasaran, pesan Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor dalam sambutan tertulisnya disampaikan oleh Sekretaris Daerah.

Loading

Penulis : Benny S

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sabet Belasan Medali di Yogyakarta, Prestasi Atlet Taekwondo Tasikmalaya Dinilai Minim Perhatian Pemkot
Tekan Kasus PGK, Poltekkes Tasikmalaya Latih ‘Kader Peduli Ginjal’ di Puskesmas Tamansari 
DPRD Pakpak Bharat Sidangkan Pemandangan Umum Fraksi Terkait APBD 2025
Diduga Rangkap Jabatan, Dua Oknum PNS Kelola BUMDes Tanjung Sari Berpotensi Langgar Aturan
Bau Busuk Sampah Liar di JB Cisinga Tasikmalaya Kian Merajalela, Dinas Terkait Kemana?
Misteri Mega Proyek IPLT Rp9,8 M di Barito Timur: Papan Informasi Tunjuk Dusun Timur, Fisik Dibangun di Dayu
Program “Kamis Manis” Polres Jeneponto, Ketua Bhayangkari Cabang dan Pengurus Turun Layani Warga
Kapolda Kalteng Berduka, 1 Personel Gugur dan 2 Hilang Saat Operasi Narkoba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:07 WIB

Sabet Belasan Medali di Yogyakarta, Prestasi Atlet Taekwondo Tasikmalaya Dinilai Minim Perhatian Pemkot

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:56 WIB

Tekan Kasus PGK, Poltekkes Tasikmalaya Latih ‘Kader Peduli Ginjal’ di Puskesmas Tamansari 

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:32 WIB

DPRD Pakpak Bharat Sidangkan Pemandangan Umum Fraksi Terkait APBD 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:24 WIB

Diduga Rangkap Jabatan, Dua Oknum PNS Kelola BUMDes Tanjung Sari Berpotensi Langgar Aturan

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:43 WIB

Bau Busuk Sampah Liar di JB Cisinga Tasikmalaya Kian Merajalela, Dinas Terkait Kemana?

Berita Terbaru