Berawal dari Hobi, Pembuat Miniatur Kapal Remot di Pemalang Kebanjiran Orderan

Senin, 14 April 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Bermain kapal-kapalan pada awalnya merupakan hobinya pada saat kecil. Namun kini, Rifka Lutfi Maulana (34), warga Kecamatan Pemalang Kota, Jawa Tengah, menjadi pembuat miniatur kapal remot kontrol yang diperhitungkan di tanah air.

Ketika ditemui di rumahnya yang sekaligus menjadi home industri, di jalan Mandala III RT 02/19 Gang Cempaka Kampung Ancaksuci, Kelurahan Mulyoharjo, Pemalang Kota, Pada Senin (14/4) Bapak dari dua anak ini sedang sibuk menyelesaikan beberapa pesanan miniatur kapal remot.

“Ada beberapa unit yang saya selesaikan hari ini, pesanan dari beberapa Konsumen” kata Lutfi, mengawali pembicaraan dengan awak media.

Pembuatan miniatur kapal remot ini berbahan busa hati atau busa matras. Dan untuk perekat menggunakan lem. Menurut Lutfi, kerajinan dimulai pada awal 2022 lalu.

“Tahun 2019 saya buat berbagai macam kostum robot Transformer, baru awal 2022 saya membuat miniatur kapal remot. Saya juga main badut untuk berbagai acara, nama panggung badutnya Om Upi,” tutur Luthfi.

Produksi miniatur kapal remot kontrol buatan Lutfi, kini merambah ke berbagai kota di Indonesia. Seperti Kalimantan, Sulawesi, Jakarta, serta kota-kota lain di seluruh Indonesia.

Luthfi menyebut, untuk kapal remote harga mulai dari Rp.300 ribu sampai Rp.1,5 juta, sekarang dirinya memproduksi ukuran mini juga.

“Harga 300.000 untuk ukuran panjang 20 cm, harga Rp.600 ribu untuk ukuran panjang 35 cm, Rp 800 ribu. Untuk ukuran panjang 42 cm. Sedangkan diharga Rp.1 juta ukuran panjang 50 cm sedangkan untuk ukuran panjang 60 cm harganya Rp.1,2,” jelasnya.

Untuk pemasaran produk dirinya mengaku lewat komunitasnya dan pertemanan serta memasarkan lewat media sosial.

Ary Nugroho (30), seorang pembeli dari Surabaya menuturkan, jika kapal remot buatan Lutfi ini, beda dengan produksi lainnya.

“Lebih kuat dan tahan air di berbagai macam jenis air, laut danau ataupun dimainkan di air sungai kuat dan laju kapalnya kencang,” tuturnya.

Untuk produksi miniatur kapal, Lutfi mengaku masih manual dan dikerjakan sendiri. Satu unit kapal ukuran paling kecil dengan panjang 40 cm dan lebar 14 cm, serta yang besar panjang 100 cm dan lebar 35 cm, waktu pembuatan sampai tiga hari.

“Karena masih manual dan dikerjakan sendiri belum ada karyawan,” kata Luthfi.

Lutfi berharap, sebagai perajin miniatur kapal, ada wadah atau event pameran buat para perajin, agar produknya bisa lebih dikenal masyarakat.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan
DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare
Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26
Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang
Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa
Tinggal di Gubuk Reyot Dekat Pusat Pemerintahan, Kasus Siti Nuraenun Jadi Cermin Evaluasi Data Bansos
TBBR Ultimatum Polres Bartim: Bebaskan Dua Peladang Hayaping, Buka Sumber Data 11 Hektare
Saat Air Datang, Harapan Kembali Mengalir: TNI Salurkan Air Bersih untuk 450 Warga Sukarame

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:02 WIB

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 September 2026 - 17:51 WIB

DPRD Bartim Cek Lokasi Karhutla Hayaping: Klaim 11 Hektare Dipertanyakan, Hasil Pantauan Sekitar 1 Hektare

Rabu, 30 September 2026 - 13:00 WIB

Dampak Koalisi Gemuk, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Enggan Dukung Petisi 26

Rabu, 30 September 2026 - 10:40 WIB

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 September 2026 - 10:33 WIB

Menolak Lupa G30S: Belajar Sejarah Secara Utuh untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Berita Terbaru

Berita terbaru

Komite SMAN 3 Kota Tasikmalaya Ajak Orang Tua Diperkuat Pengawasan

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:02 WIB

Berita terbaru

Polsek Malangbong Serahkan Tersangka Kasus Curas ke Polres Tangerang

Rabu, 30 Sep 2026 - 10:40 WIB