BEM PTNU Jabar Kecam Tindakan Gus Miftah terhadap Pedagang Es Teh

Rabu, 4 Desember 2024 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, MNP  – Tindakan Gus Miftah, seorang tokoh agama dan penceramah, yang dinilai merendahkan seorang pedagang es teh dalam ceramahnya baru-baru ini menuai kecamatan publik.

Dalam sebuah pernyataan resmi, Direktur Lembaga Humaniora Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Jawa Barat, Arya Eka Bimantara, mengekspresikan kecaman tersebut.

Dalam ceramah tersebut, Gus Miftah diketahui menyebut dan mencemooh seorang pedagang es teh yang sedang berusaha mencari nafkah.

Pernyataan ini memicu berbagai reaksi di kalangan masyarakat, terutama di kalangan mahasiswa dan aktivis sosial.

Arya Eka Bimantara menilai bahwa tindakan tersebut tidak hanya mencederai martabat pedagang kecil, tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan rasa empati yang seharusnya dijunjung tinggi oleh seorang tokoh agama.

Menurut Arya, sebagai seorang penceramah, Gus Miftah seharusnya memberikan contoh yang baik dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menghargai setiap individu, apapun profesinya.

“Setiap orang, termasuk pedagang es teh, memiliki hak untuk dihormati dan dihargai. Mereka adalah bagian dari masyarakat yang bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka,” ungkap Arya dalam konferensi pers di kantor BEM PTNU Jawa Barat, Selasa (03/12/2024).

Lebih lanjut, Arya menegaskan bahwa tindakan mencemooh atau merendahkan profesi orang lain hanya akan memperburuk citra masyarakat dan menciptakan ketidakadilan sosial.

“Kita harus saling menghargai, apapun latar belakang dan pekerjaan seseorang. Dalam konteks ini, Gus Miftah seharusnya lebih bijaksana dalam menyampaikan ceramahnya,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Arya Eka Bimantara mengajak seluruh mahasiswa dan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran sosial terhadap posisi dan peran pedagang kecil dalam perekonomian.

“Kami akan mengadakan kampanye yang bertujuan untuk menghargai dan mendukung pedagang kecil, termasuk pedagang es teh, yang seringkali terabaikan dalam diskusi tentang ekonomi,” ujarnya.

Kampanye ini akan melibatkan berbagai kegiatan, seperti seminar, diskusi publik, dan aksi solidaritas untuk pedagang kecil.

Arya berharap, melalui kampanye ini, masyarakat dapat lebih memahami tantangan yang dihadapi oleh para pedagang kecil dan berkontribusi dalam mendukung mereka.

Pernyataan Arya Eka Bimantara mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, aktivis, dan tokoh masyarakat lainnya.

Banyak yang menyuarakan pentingnya untuk tidak hanya mencemooh tindakan Gus Miftah, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif dalam menghargai setiap profesi.

Dengan kecaman ini, BEM PTNU Jawa Barat berharap agar para tokoh masyarakat dan penceramah lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesan-pesan mereka, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan saling menghargai di antara sesama.

“Mari kita bangun masyarakat yang lebih inklusif dan menghargai setiap individu, tanpa terkecuali,” tutup Arya Eka Bimantara.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tinjau Sawah 78 Hektare di Teluk Sungkai, Wabup Inhu Komitmen Penuhi Kebutuhan Petani
Apresiasi Kelulusan 100%, SMPN 16 Kota Tasikmalaya Kalungkan Medali untuk 274 Siswa
Silaturahmi RT dan RW Se-Desa Kadipaten, Kades Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan
Polisi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tambang Ilegal ke Kejari Lampung Selatan
Tito A. Purnomo Siap Bangun Hubungan Harmonis dengan Masyarakat Desa Buniasih
Dua Kecamatan di Inhu Dikepung Penambang Emas Ilegal, Polda Riau dan Kapolres Didesak Turun Tangan
Tantangan Ekonomi Kota Tasikmalaya: Di Tengah Kenaikan BBM Non-Subsidi dan Tuntutan Efisiensi Anggaran
Dugaan Proyek Fiktif di Bartim Menggurita, Setelah Badampu-Bantayum, Muncul “Peningkatan Jalan Inspeksi D.I Pangkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:29 WIB

Tinjau Sawah 78 Hektare di Teluk Sungkai, Wabup Inhu Komitmen Penuhi Kebutuhan Petani

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Apresiasi Kelulusan 100%, SMPN 16 Kota Tasikmalaya Kalungkan Medali untuk 274 Siswa

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:06 WIB

Silaturahmi RT dan RW Se-Desa Kadipaten, Kades Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:39 WIB

Polisi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tambang Ilegal ke Kejari Lampung Selatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:06 WIB

Tito A. Purnomo Siap Bangun Hubungan Harmonis dengan Masyarakat Desa Buniasih

Berita Terbaru