Baru Dikerjakan, Jalan Lintas Tembilahan-Rengat Alami Longsor

Sabtu, 28 September 2024 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Riau, MNP – Belum selesai dikerjakan jalan Lintas Tembilahan-Rengat, tepatnya di ruas jalan lintas Desa Pekantua, Kecamatan Kempas, Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau mengalami longsor.

Kejadian di jalan provinsi tersebut sekitar pukul 10.15 WIB, Jumat (27/09) itu tidak ada menelan korban jiwa, namun longsor mengakibatkan arus lalu lintas terganggu, karena lalu lintas harus menggunakan sistem buka tutup.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau, M Arief Setiawan mengaku telah mendapat laporan kejadian jalan longsor di Pekantua, Inhil.

“Iya, kita sudah dapat laporan jalan Lintas Rengat-Tembilahan yang berada di Pekantua Inhil terjadi longsor,” kata Arief Setiawan.

Atas kejadian itu, Arief mengakui telah mengintruksikan Bidang Bina Marga untuk mengecek langsung kondisi jalan yang mengalami longsor.

“Sekarang Kabid Bina Marga bersama tim sudah turun ke lokasi untuk melihat kerusakan jalan akibat longsor. Hal itu untuk mengambil langkah penanganan,” tutupnya.

Sementara, Camat Kempas Sumitro mengatakan, kejadian longsor di ruas jalan Tembilahan Rengat tepatnya di ruas jalan Desa Pekan Tua, yang mengakibatkan separoh badan jalan longsor.

Sampai saat ini lanjut Camat Kempas, masih terjadi pergerakan tanah. Tentunya longsor mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas ruas jalan Tembilahan Rengat.

“Info yang kami terima dalam pekerjaan oleh Dinas PU Propinsi, memang longsor dikarenakan kondisi jalan sangat dekat dengan sungai, ditambah lagi posisi sungai yang memang pas di Teluk jadi tendangan arus sangat kuat,” jelas Camat Kempas.

Pemerintah telah meninjau lokasi dan segera akan dibuatkan laporan setelah peninjauan untuk dilakukan penanganan. Saat ini kemungkinan kendaraan roda 4 sulit untuk melalui karena kondisi jalan masih terus mengalami penurunan.

Loading

Penulis : Jun

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS
Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto
Kunker ke UPT Dishub Wilayah VIII, Bapenda Garut Tinjau Pengelolaan Parkir Pasar Malangbong
Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut
Pemkab Garut bersama SID Luncurkan Program Digitally Enabled District Guna
Silaturahmi Hangat Bersama Baur SIM, Media Apresiasi Purnabakti Ipda Tata Setiawan
Wilayah Dusun Timur Gelap Gulita, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pengelola PJU
Penanaman Padi Metode Demplot KSP, Upaya Tingkatkan Produktivitas Petani di Garut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:48 WIB

Pemkab Jeneponto Dorong Setwan DPRD Menguatkan JDIH Melalui Aplikasi ILDIS

Rabu, 15 April 2026 - 14:33 WIB

Resmi Dilantik, Ini Wajah-Wajah Baru Pejabat Utama di Lingkungan Polres Jeneponto

Rabu, 15 April 2026 - 14:12 WIB

Kunker ke UPT Dishub Wilayah VIII, Bapenda Garut Tinjau Pengelolaan Parkir Pasar Malangbong

Rabu, 15 April 2026 - 13:54 WIB

Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut

Rabu, 15 April 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Garut bersama SID Luncurkan Program Digitally Enabled District Guna

Berita Terbaru

Berita terbaru

Geger! Nelayan Santolo Temukan Mayat Wanita Mengapung di Tengah Laut

Rabu, 15 Apr 2026 - 13:54 WIB