Kab Bandung Barat, MNP – Demi mendukung dan memajukan program progam Pemerintahan, beberapa media yang tergabung dalam wadah Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) kembali mengadakan audensi dengan Disdukcapil Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (23/12/2024).
Audiensi diterima langsung oleh Kepala Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat Drs. H. Hendra Trismayadi, M.SI diruang kerjanya didampingi beberapa staf.
Dalam kesempatan tersebut, Hendra Trismayadi menjelaskan sejumlah pelayanan program unggulan Disdukcapil KBB yang dibagi menjadi tiga bagian diantaranya Pelayanan secara Offline.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelayanannya langsung ditempat dan telah disediakan pelayanan di 16 kecamatan di KBB, untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Hendra Trismayadi, Senin (23/12/2024).
Selain itu, Disdukcapil KBB juga menyediakan Pelayanan Online yaitu secara digital tanpa harus datang ketempat pelayanan.
“Dengan melaksanakan SOP yaitu Standard Operating Procedure,” terang Hendra Trismayadi.
Dijelaskan, SOP tersebut memiliki beberapa fungsi, diantaranya memastikan bahwa setiap proses operasional berjalan dengan efisien, konsisten, dan terstandarisasi.
“Juga meminimalkan kesalahan dalam pelaksanaan tugas dan membantu dalam melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap setiap proses kerja,” bebernya.
Hendra Trismayadi menyebut, apabila persyaratannya di tempuh dan sudah lengkap akan di proses hasilnya bisa di kirim via Hp atau lewat Pos.
Disdukcapil KBB juga menyediakan pelayan keliling, yang akan masuk ke tiap sekolah dasar, dengan total 614 sekolah untuk pembuatan Kartu Indentitas Anak (KIA).
“Kedepannya kami akan bekerja sama dengan bidan-bidan yang tersebar di 16 kecamatan, targetnya, ketika bayi lahir akan langsung mendapatkan akte lahir dengan sistem catatan bayi tersebut sudah punya nama,” ungkapnya.
Ditempat sama, Rushendi ketua IWO-I menjelaskan bahwa, organisasinya merupakan lembaga kewartawanan yang besar yang sudah tersebar di 26 Provinsi di Indonesia.
“IWO-I ini sebagai sosial kontrol dan juga merupakan pilar ke 4 negara selain Legislatif, Eksekutif dan Yudikatif sebagai mana telah diatur dalam undang-undang,” ujar Rushendi.
Sebagai sosial kontrol, IWO-I akan selalu mengkritisi sekaligus bersinergi dan memberikan sumbangsih saran agar kedepannya masyarakat KBB bisa mendapatkan pelayanan yang lebih baik.
Terkait pelayanan rumah sakit serta data ganda yang diungkap oleh sekjen IWO-I, pihak Disdukcapil mengaku akan melakukan perbaikan perbaikan pelayanan data dan meningkatkan SDM dari tenaga pelayanan.
“Kunci data yang pasti adalah data yang melalui hasil biometrik yaitu pengambilan sidik jari dan foto retina mata serta data NIK yang terbaru,” jelas Cucun salah seorang staff dari Disdukcapil KBB.
Hendra juga berharap kedepan bisa lebih bersosialisasi juga berkolaborasi lagi dengan dinas-dinas terkait diantaranya dengan Dinsos untuk program bela sungkawa.
“IWO-I juga akan berkolaborasi dengan Pengadilan Agama atau Kemenag untuk program Isbat nikah gratis yang pernah dilakukan di Desa Rende,” pungkas Rushendi.
![]()
Penulis : Aad Subarja
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan