Tasikmalaya, MNP – Sebuah harapan baru mulai muncul bagi Ii Sutinah, warga Kampung Nangela, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, setelah rumahnya yang sempat roboh bagian atapnya kini mulai dibangun kembali.
Kerusakan tersebut terjadi bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu, dan sempat mengundang perhatian berbagai pihak.
Pantauan di lokasi pada Senin (1/12/2025), sejumlah pekerja terlihat mulai melakukan pembongkaran atap rumah. Kayu-kayu penopang dan genteng yang sudah lapuk diturunkan satu per satu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses ini dipimpin oleh pihak Bank BJB yang turut hadir memberikan bantuan perbaikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) terhadap warga terdampak bencana.
Rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan parah itu kini mulai terlihat aktivitas renovasi yang cukup intensif.
Kerusakan atap yang semula roboh karena rapuh dan terkena terpaan angin kini sedang diganti dengan struktur baru yang lebih kokoh. Beberapa bagian tembok yang retak juga tampak dalam proses perbaikan.
Ii Sutinah, pemilik rumah, menyampaikan rasa haru dan syukur atas perhatian yang ia terima. Ia mengaku tidak menyangka bahwa kondisi rumahnya yang semi permanen akan mendapat bantuan dari berbagai pihak, terutama pemerintah kota dan Bank BJB.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pemkot Tasikmalaya, pihak Bank BJB, dan semua yang sudah membantu. Rumah ini sebelumnya sudah tidak layak, apalagi setelah atapnya roboh. Sekarang alhamdulillah sudah mulai diperbaiki,” ujar Ii Sutinah dengan mata berkaca-kaca.
Menurut keterangan warga sekitar, atap rumah Ii Sutinah memang sudah lama dikeluhkan karena kondisinya yang rentan dan sudah dimakan usia.
Ketika angin kencang menerjang pada hari peringatan ulang tahun Kota Tasikmalaya, atap tersebut tak mampu menahan beban dan akhirnya ambrol. Beruntung, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Pihak Kelurahan Cigantang juga mengapresiasi respons cepat berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan rumah tersebut.
“Kami bersyukur proses perbaikan akhirnya bisa dimulai. Ini bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan masyarakat sangat penting dalam membantu warga yang membutuhkan,” kata salah satu perangkat kelurahan.
Perbaikan rumah ini ditargetkan selesai dalam beberapa hari mendatang, mengingat kondisi bangunan yang cukup banyak membutuhkan penguatan.
Bank BJB juga memastikan bahwa bahan material yang digunakan lebih berkualitas agar tidak mudah rusak kembali.
Warga sekitar menyambut baik upaya gotong royong ini. Selain membantu secara moral, beberapa warga juga ikut membantu proses pembersihan dan pengangkatan material.
Dengan dimulainya proses renovasi ini, Ii Sutinah berharap tempat tinggalnya kembali layak huni dan aman untuk ditempati. Ia juga berharap bantuan seperti ini dapat terus diberikan kepada warga lain yang mengalami musibah serupa.
![]()
Penulis : SN
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan