Ancaman Serius, Gelombang PHK Massal Hantui Pekerja Media

Selasa, 6 Mei 2025 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Perusahaan Media Yang Diketahui Lakukan PHK. Big Alpha

Ilustrasi Perusahaan Media Yang Diketahui Lakukan PHK. Big Alpha

Semarang, MNP – Momentum May Day malah jadi petaka dan menimpa media masa, terlebih bagi para kalangan awak media soal kelanjutan masa depan mereka.

Mencuatnya kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal pekerja industri media massa sekarang ini tengah jadi kekhawatiran besar.

Padahal, selama ini industri media dikenal masyarakat tahan diterpa derasnya gelombang krisis, seperti di waktu pandemi Covid-19 lalu. Namun akhirnya malah sekarang tumbang disaat perekonomian nasional stabil dan baik-baik saja.

Fenomena ini mendapat sorotan dari Pakar Komunikasi dan Media Universitas Diponegoro (Undip) Dr Lintang Ratri yang melihat terjadinya PHK massal ini sebagai tantangan serius bagi media massa, suatu indikasi signifikan ekosistem bisnis media harus mendapatkan perhatian dan diperkuat.

“Artinya, media massa nasional industri dan perkembangannya saat ini sedang kalang kabut dan rawan tenggelam menghadapi persaingan di antara lini perekonomian lainnya. Jika level nasional saja mulai berjatuhan, apalagi yang di daerah,” kata Lintang, Minggu (04/05).

Menurut Lintang, jikalau tidak ada jalan keluarnya, permasalahan dihadapi di level nasional ini akan terus berdampak luas merambah hingga daerah.

“Kekhawatiran ini, terutama tentang krisis akan semakin panjang dan berpengaruh besar terhadap industri penyiaran,” ucapnya.

Bila benar-benar terjadi, dampaknya masyarakat akan dirugikan. Dampak akibat krisis, berpeluang memunculkan minimnya ketersediaan informasi kepada masyarakat sebagai penikmat media.

“Tentu saja berpengaruh. Tidak hanya mainstream. Semua media. Ini akan merugikan masyarakat karena kontribusi berita berita lokal makin berkurang,” ungkap Lintang.

“Hal ini tentu berdampak panjang pada penyiaran sehat (yakni adanya keberagaman kepemilikan dan konten, independensi media, juga kebebasan pers),” jelas pakar media Undip ini.

Bila diminta memberikan saran, Lintang menyarankan, semua stakeholder harus duduk bersama.

Seluruh pihak, mulai pemerintah, Dewan Pers, lembaga penyiaran (nasional mau pun lokal), dan tentu perwakilan masyarakat sipil, bersama-sama usul terbaik bagi keberlangsungan hidup media untuk tetap bertahan. Keputusan mencakup berbagai lingkup, sehingga harus satu sama lain terlibat.

“Duduk bersama dan bicara, jangan kemudian ambil keputusan dengan POV (point of view-red) masing-masing,” sebut Lintang.

Misalnya lanjut dia, pemerintah mengalihkan penyediaan rumah untuk Gen Z menjadi jurnalis. Atau mungkin program kemitraan lainnya. Itu akan rentan pada independensi jurnalis dan medianya. Yang diperbaiki tentu ekosistem medianya, agar tumbuh sehat kembali.

“Jangan lupa kebijakan media harus segera dibenahi dan dilaksanakan. Revisi UU Penyiaran saja berapa kali masuk prolegnas tapi ga selesai-selesai. Terlalu banyak kepentingan,” tandas Lintang.

Loading

Penulis : Asep Didi

Sumber Berita : RMOL Jateng

Berita Terkait

PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi
Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan
Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan
Bawa Kabur Mobil dan Ratusan Gas LPG, Dua Begal Perusahaan di Karangpawitan Masuk Sel
Ketua DPD PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Global
Perangi Narkoba, Satresnarkoba Polres Pakpak Bharat Ringkus Seorang Petani Pemilik Sabu
Dibalik Gemuruh May Day: Suara Sunyi Buruh Masih Terpinggirkan
Kapolres Pakpak Bharat Tegaskan Personel Siap Siaga Amankan May Day: Jangan Underestimate!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:23 WIB

PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:23 WIB

Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:15 WIB

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:21 WIB

Bawa Kabur Mobil dan Ratusan Gas LPG, Dua Begal Perusahaan di Karangpawitan Masuk Sel

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:32 WIB

Ketua DPD PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Global

Berita Terbaru

Berita terbaru

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:15 WIB