Sekda Kota Tasik: Urusan Bencana Kewajiban Bersama, Bukan BPBD Saja

Rabu, 22 Februari 2023 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Musrenbang Lintas Sektoral Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya digelar di Hotel Harmoni Kota Tasikmalaya, Rabu (22/02).

Sekda Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan pada sambutannya menerangkan, bahwa urusan bencana bukan hanya urusan BPBD saja, tetapi merupakan kewajiban semua.

Ivan berharap, semua OPD harus memiliki orientasi mengantisipasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana dan tidak terjebak hanya pada runitas saja.

“Harus dilakukan proses evaluasi dari kejadian bencana sebelumnya, sehingga dapat memberikan rekomendasi untuk penanggulangannya,” kata Ivan.

Terkait permasalahan sampah, Sekda menyebut Kota Tasikmalaya menghasilkan sampah 300 ton/hari.

“Ini merupakan pekerjaan rumah kita bersama untuk mengatasi dan mencari solusi,” sebut Ivan.

Ditempat sama, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Ucu Anwar menerangkan, di tahun 2022 kejadian bencana didominasi oleh genangan air, banjir, pohon tumbang dan longsor dengan total sebanyak 538 kejadian.

“Hal ini disebabkan karena faktor alam, cuaca ekstrim dan cuaca tidak menentu (anomali, red),” ungkap Ucu.

Pihak BPBD selama ini telah melaksanakn Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) terutama di wilayah pendidikan, dengan membuat simbol ketangguhan bencana ditengah masyarakat.

“Kami juga membentuk relawan dalam penanggulangan bencana, dijadikan sebagai leader atau pemicu bagaimana kesiapsiagaan bencana itu disampaikan kepada masyarakat, agar bisa melakukan evaluasi mandiri, kenali resikonya, pahami pencegahannya,” tegasnya.

Terkait permasalahan sampah, Ucu Anwar berpendapat itu merupakan salah satu yang bisa berpotensi bencana kalau kita tidak bisa mengatasinya.

Apalagi lanjut Ucu, selama ini tingkat kesadaran masyarakat akan larangan jangan buang sampah sembarangan susah dilaksanakan, seolah olah sudah menjadi kebiasaan.

“Kami ingin merubah maindset kata hangan buang sampah sembarangan menjadi simpanlah sampah pada tempatnya,” pungkasnya. (Eris)

Loading

Berita Terkait

Kapolres Garut Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Kinerja dan Integritas
Bupati Jeneponto Hadiri Coffee Morning, Perkuat Koordinasi Perangkat Daerah
Diduga Salah Sasaran, Penyaluran Bantuan Becak Listrik di Kota Tasikmalaya Mulai Menuai Polemik
Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya
Gerak Cepat, Koramil Cibatu dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektar di Garut
Belasan SPBU Regional Kabupaten Bogor Sering Alami Keterlambatan Pasokan BBM, Ada Apa?
Tembus 1.000 Burung Merpati! Arena MBC Yora Tasikmalaya Meledak di Anniversary ke-2
Pesona Budaya Lokal di Milangkala Kuningan ke-528: Ribuan Pasang Mata Terpukau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:51 WIB

Kapolres Garut Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat, Tekankan Kinerja dan Integritas

Senin, 14 September 2026 - 12:44 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Coffee Morning, Perkuat Koordinasi Perangkat Daerah

Senin, 14 September 2026 - 10:15 WIB

Diduga Salah Sasaran, Penyaluran Bantuan Becak Listrik di Kota Tasikmalaya Mulai Menuai Polemik

Senin, 14 September 2026 - 09:06 WIB

Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya

Minggu, 13 September 2026 - 21:27 WIB

Gerak Cepat, Koramil Cibatu dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektar di Garut

Berita Terbaru

Berita terbaru

Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya

Senin, 14 Sep 2026 - 09:06 WIB