Tasikmalaya, MNP – Sejumlah anak remaja dari berbagai perwakilan se-Kota Tasikmalaya ikuti Pembinaan Forum Anak Tingkat Kota Tasikmalaya.
Acara ini diinisiasi Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Tasikmalaya di Gedung Galih Pawestri Kota Tasikmalaya, Kamis (16/02/2023).
Pada sambutannya Kepala Dinas DPPKBP3A Dra.Hj.Nunung Kartini, M.Pd memberikan pemahaman tentang bahaya dan dampak perkawinan usia dini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perkawinan usia dini berdampak pada kelahiran anak stunting, karena usia remaja, kandungan belum siap untuk melahirkan, bahkan bisa berakibat pada kematian,” jelasnya.
Hj.Nunung menyebut, saat ini PJ Wali Kota Tasikmalaya sedang menggalakan program orang tua asuh, sebagai upaya penanggulangan masalah stunting.
“Saya berharap keikutsertaan Forum Anak bisa membantu dalam upaya menanggulangi stunting. Contohnya edukasi masyarakat di lingkungannya mengenai hidup sehat,” pungkasnya.
Sementara itu, Regina salah seorang Peserta Forum Anak Asal Kecamatan Mangkubumi mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah Kota Tasikmalaya terutama Dinas DPPKBP3A terhadap Remaja.
“Karena generasi muda merupakan generasi penerus bangsa yang dituntut harus sehat jasmani dan rohani. Agar mampu menghasilkan SDM yang berkualitas,” kata Regina.
Dia berharap, pemerintah lebih maksimal lagi dalam memperhatikan kalangan anak dan remaja, agar mereka tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas dan hal hal negatif lainnya.
“Kami mengajak rekan rekan agar turut serta dan berkontribusi dalam program PJ Wali Kota Tasikmalaya dalam upaya menanggulangi Stunting,” tandas Regina. (Eris)
![]()









Tinggalkan Balasan