Menuai Masalah, Proyek Sumur Bor di Kelurahan Sukalaksana Gagal Total

Senin, 13 Februari 2023 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Proyek sumur bor air bersih yang telah rampung pembangunannya di Rancaremis RT 02/05 kelurahan Sukalaksana kecamatan Bungursari kota Tasikmalaya menuai permasalahan.

Pasalnya, air dari sedotan sumur tersebut dinilai tidak higienis dan terkontaminasi, karena airnya berwarna kuning dan berbau tidak sedap.

Warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya mengaku, bahwa proyek dari anggaran pemerintah tersebut diduga tidak bermanfaat dicap gagal total.

“Proyek ini hanya menghamburkan uang negara, karena air didalam sumur bor tersebut mengeluarkan bau tak sedap,” ungkapnya kepada MNP, Senin (13/02/2023).

Sumber juga mengatakan, saat pembangunan sumur warga tidak mengetahui, hanya saja merasa senang sebagai penerima manfaat yang perlu sumber air bersih bisa diperhatikan pemerintah.

“Setelah masalah ini, kami bingung mau lapor kemana, karena tidak mengetahui nama CV atau pihak rekanan yang mengerjakannya, karena sedari awal kami yakin jika hasilnya akan baik,” imbuhnya.

Persoalan ini bermula dari laporan warga, mendengar itu awak media langsung melihat bangunan dari proyek pemerintah yang berada di Rancaremis kelurahan Sukalaksana.

Setelah di cek kran airnya sudah tidak berfungsi, bahkan saluran untuk pipa di tidak ditanam tapi hanya berada di saluran air bekas limbah rumah tangga.

Parahnya lagi, sambungan pipa yang masuk warga hanya menggunakan bahan dengan spesifikasi rendah, karena paralon riskan pecah hingga bisa kemasukan rembesan air limbah rumah tangga.

Saat, wartawan MNP sempat menghubungi pihak pelaksana proyek pembangunan insial (B) warga kelurahan Sukamulya hanya berujar akan memfasilitasi.

“Nanti saya akan menghubungi pihak pemborong dulu,” kata B.

Terpisah salah satu anggota karang taruna setempat Dirman menyebutkan, proyek sumur bor ini seakan hanya menjadi monumen, tidak terpakai dari cecklis pekerjaan di awal tahun.

“Air yang dinantikan warga sampai sekarang tidak pernah dipakai, selain airnya kuning dan berbau banyak juga kesalahan dilakukan pihak pemborong. Salah satunya pemasangan sambungan yang asal asalan, ada juga yang salah pemasangan untuk penerima manfaat,” tegas Dirman.

Karang Taruna sempat menanyakan kepada pihak pemborong dan konsultan bahwa proyek ini tidak manfaat, tapi jawaban dari pihak konsultan menjawab akan di cek ke lokasi.

“Jadi proyek pembangunan ini tidak bermanfaat buat masyarakat bahkan bangunan ini layak menjadi monumen,” pungkas Dirman. (Gobreg)

Loading

Berita Terkait

Krisis Air Bersih di Kota Enrekang, Wabup Andi Tenri Liwang Kerahkan Seluruh OPD Turun Tangan
Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Bupati Enrekang Buka Pelatihan Vokasi Batch 5 Gandeng BPVP Pangkep
Bupati H. Muh. Yusuf Ritangnga Resmi Nahkodai DPC HKTI Enrekang 2026-2031
Bikin Resah Warga, Spesialis Rumah Kosong Akhirnya Diciduk Polisi Kalianda
Kecewa! 10 Anggota Dewan Diundang, Tak Satu Pun Hadir di Anniversary ke-22 HIPSI
HUT ke-22 TP-HIPSI, Kang Ade Chandra Tegaskan Pers Harus Bermanfaat dan Tak Menakut-nakuti
Transisi PPPK Dinilai Diskriminatif, Persatuan Tenaga Teknis Garut Pertanyakan Pembagian Cluster
Sukses Gelar FSLDKD ke-15, FSLDK Aceh Siap Jadi Wadah Pergerakan Dakwah Kampus yang Unggul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Krisis Air Bersih di Kota Enrekang, Wabup Andi Tenri Liwang Kerahkan Seluruh OPD Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:09 WIB

Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai, Bupati Enrekang Buka Pelatihan Vokasi Batch 5 Gandeng BPVP Pangkep

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Bupati H. Muh. Yusuf Ritangnga Resmi Nahkodai DPC HKTI Enrekang 2026-2031

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Bikin Resah Warga, Spesialis Rumah Kosong Akhirnya Diciduk Polisi Kalianda

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Kecewa! 10 Anggota Dewan Diundang, Tak Satu Pun Hadir di Anniversary ke-22 HIPSI

Berita Terbaru