Tasikmalaya, MNP – Ratusan massa yang tergabung dari 88 aliansi aktivis dan masyarakat muslim Tasikmalaya (Al Mumtaz) bersama santri se- Tasikmalaya adakan Aksi Bela Alquran, Jumat (27/01).
Aksi yang terpusat di depan Masjid Agung Kota Tasikmalaya ini sebagai bentuk protes atas pembakaran kitab suci Al-Qur’an yang dilakukan oleh pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram, Rasmus Paludan di Swedia.
Koordinator Aksi Abu Hazmi menyebutkan, kegiatan ini merupakan respon umat Islam Tasikmalaya atas kejadian pembakaran Alquran oleh Rasmus Paludan di Swedia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Abu Hazmi mengatakan, walaupun jauh, tetapi ini sangat menggugah kaum muslimin serta mengecam aksi dari pembakaran Alquran, karena Alquran yang di Agung -agungkan dilecehkan dengan cara dibakar.
“Tentunya ini mengundang reaksi seluruh umat muslim dimanapun berada, termasuk di Tasikmalaya,” tegas Abu Hazmi.
Massa aksi menuntut agar pemerintah Indonesia menyetop hubungan diplomasi dengan Swedia sebagai imbas pembakaran Al-Qur’an.
“Kami berpendapat, (oknum politisi, red) Swedia telah melakukan penodaan terhadap agama Islam,” tandasnya. (Sn)
![]()









Tinggalkan Balasan