Tasikmalaya, MNP.com – Peserta STHQ kota Tasikmalaya ikuti pembinaan di Pondok Pesantren Hidayatul Mustafid, Sindangresik, Awipari, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Selasa, (10/1).
Kegiatan itu, dalam rangka meningkatkan kapasitas peserta agar mampu mengikuti STQH secara maksimal dan jujur serta meraih prestasi terbaik pada kegiatan STQH Tingkat Provinsi Jabar Tahun 2023 di Kota Bandung.
Turut hadir Kepala Kementerian Agama Kota Tasikmalaya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tasikmalaya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Tasikmalaya, Para Pembina dan peserta serta tamu undangan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Diketahui, pada Tahun 2019, Kota Tasikmalaya menempati peringkat ke-3. Sedangkan pada Tahun 2021, menempati peringkat ke-9 di Jawa Barat.
Untuk itu, tujuan dari kegiatan pembinaan ini adalah untuk mengoptimalkan kapasitas peserta, menambah pengetahuan peserta, melahirkan peserta STQH yang kompatibel, kredibel dan paripurna.
Kegiatan ini diikuti oleh 54 peserta terbaik hasil dari kegiatan MTQ Kota Tasikmalaya Tahun 2021 dengan berbagai mata lomba, diantaranya 4 orang cabang tilawah, 10 orang cabang tahfidz al-quran, dua orang tafsir al-quran serta 4 orang hadits.
Dalam sambutan Pj. Wali Kota Tasikmalaya Cheka dibacakan Asisten Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat meminta kepada peserta untuk memanfaatkan waktu pembinaan ini dengan sebaik-baiknya.
“Sehingga bisa lebih siap menghadapi perhelatan STQH mendatang. Selain itu kepada para Pembina diharapkan dapat membina peserta dengan penuh tanggung jawab,” tandasnya. (Red)
![]()









Tinggalkan Balasan