KUALA CENAKU, RIAU, MNP — Sejumlah karyawan PT Sawit Bertuah Lestari (SBL), Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, mengaku merasa resah.
Pasalnya, keberadaan rombongan pekerja KSO CV Java Victory yang disebut masih bertahan di wilayah perusahaan, Senin (05/10/2026).
Kondisi tersebut disebut menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian karyawan. Mereka mengaku waswas ketika harus meninggalkan rumah untuk bekerja karena situasi di sekitar lokasi perusahaan dinilai belum kondusif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bahkan, menurut informasi yang diperoleh, sempat terjadi kehilangan sebuah telepon seluler (HP) di tengah kondisi tersebut.
Namun, terkait kehilangan tersebut masih diperlukan penelusuran dan klarifikasi lebih lanjut untuk memastikan kronologi maupun pihak yang bertanggung jawab.
Salah satu pihak PT SBL, Irwansyah F, saat ditemui mengatakan bahwa keberadaan KSO CV Java Victory di lokasi tersebut dinilai tidak mengikuti prosedur sebagaimana mestinya.
Menurut Irwansyah, pihak perusahaan juga telah beberapa kali memberikan waktu atau tempo untuk keluar dari PT SBLIa juga menyebut terdapat persoalan terkait prosedur dan aturan yang harus dipatuhi dalam aktivitas di wilayah perusahaan.
Informasi di lapangan menyebutkan, rombongan pekerja KSO CV Java Victory yang disebut berasal dari Medan masih bertahan di sekitar wilayah PT SBL.
Sebagian pekerja disebut mendirikan tenda di bawah kolong jembatan sebagai tempat berteduh. Sebagian lainnya bahkan dikabarkan tidur di teras masjid.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai status keberadaan para pekerja tersebut di kawasan perusahaan, termasuk siapa yang memberikan izin, dasar pekerjaan mereka, serta bagaimana hubungan kerja antara KSO CV Java Victory dengan pihak-pihak yang berkepentingan di wilayah PT SBL.
Salah seorang warga Desa Teluk Sungkai turut menyayangkan situasi yang terjadi. Warga meminta agar persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut dan seluruh pihak yang terlibat dapat memberikan penjelasan secara terbuka.
Warga bahkan menduga adanya pihak-pihak tertentu yang ingin mengambil alih atau merebut pengelolaan PT Sawit Bertuah Lestari. Namun, dugaan tersebut masih sebatas pernyataan masyarakat dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kalau memang ada persoalan, sebaiknya dibuka secara terang. Jangan sampai masyarakat dan karyawan menjadi korban dari konflik kepentingan,” demikian kekhawatiran warga.
Persoalan ini dinilai perlu mendapat perhatian dari pihak terkait, termasuk manajemen PT SBL, KSO CV Java Victory, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta instansi yang memiliki kewenangan apabila memang terdapat dugaan pelanggaran prosedur atau aturan.
Terkait pernyataan mengenai Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dan kebijakan pemerintah yang dikaitkan dengan Presiden RI Prabowo Subianto, perlu dilakukan verifikasi terhadap status kawasan, dasar hukum aktivitas KSO, legalitas pekerja, serta kewenangan masing-masing pihak agar tidak terjadi kesimpulan sepihak.
Diduga KSO CV Java Victory, tidak mengikuti prosedur, keberadaan para pekerja di lokasi PT SBL, serta berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Masyarakat berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum, sehingga keamanan karyawan, masyarakat sekitar, serta kepastian aktivitas perusahaan dapat tetap terjaga.
![]()
Penulis : Jun
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan