Guru Penjaskes di Pemalang Ungkap Pentingnya Jalan Kaki bagi Kebugaran Siswa

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG, MNP – Di tengah kepungan polusi udara dan tren ketergantungan pada kendaraan bermotor, sebuah kebiasaan sederhana kini kembali dikampanyekan di lingkungan sekolah, Kantor maupun para pecinta olahraga berjalan kaki.

Khusus untuk pelajar, aktivitas fisik ringan sebelum bel masuk berbunyi ini ternyata menyimpan segudang manfaat luar biasa bagi tumbuh kembang pelajar.

Menurut Herlinawati seorang guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjaskes) di salah satu SMP Negeri Pemalang, berjalan kaki ke sekolah bukan sekadar efisiensi ongkos.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini adalah bentuk latihan kardio alami yang paling mudah diakses oleh anak remaja.

“Banyak orang tua mengira mengantar anak sampai depan kelas dengan motor adalah bentuk kasih sayang. Padahal, membiarkan mereka berjalan kaki 10 hingga 15 menit setiap pagi justru jauh lebih sehat,” ujar Herlina saat ditemui di lapangan sekolah, Selasa pagi (14/7).

Herlina menjelaskan, ada tiga manfaat utama yang langsung dirasakan oleh siswa yang rutin berjalan kaki ke sekolah.

Pertama, meningkatkan Fokus Belajar, Jalan kaki memicu pelepasan hormon endorfin dan meningkatkan aliran oksigen ke otak, sehingga siswa masuk kelas dalam kondisi segar dan siap menyerap pelajaran.

Kedua, mencegah obesitas remaja aktivitas rutin ini membakar kalori secara konsisten dan menjaga kebugaran jantung sejak dini. Melatih kemandirian dan kedisiplinan. Siswa belajar mengatur waktu keberangkatan dan lebih peka terhadap lingkungan sekitar mereka.

Senada dengan penjelasan tersebut, beberapa siswa yang mulai konsisten berjalan kaki mengaku merasa tidak mudah mengantuk pada jam pelajaran pertama. Mereka juga merasa lebih bertenaga sepanjang hari.

Melalui momentum ini, pihak sekolah berharap para orang tua mulai mendukung gerakan jalan kaki bagi siswa yang rumahnya berada dalam radius dekat.

Langkah kecil di pagi hari ini dipercaya mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh secara fisik.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Dipicu Cemburu Buta, Suami Tega Hantam Istri Pakai Regulator
Benteng Perlawanan di Lingkungan Sekolah: 43 Kepala Sekolah di Barito Timur Tegaskan Komitmen Anti-Narkoba
Milad ke-45 SMPN 6 Tasikmalaya: Mengukir Prestasi, Membentuk Generasi Berakhlak Mulia
Nasib Pilu Pekerja Outsourcing Bank Mandiri di Tasikmalaya, Diduga Kena PHK Sepihak Tanpa Prosedur
Diduga Palsukan Tanda Tangan Transaksi Jual Beli Tanah, Syamsudin Siap Lapor Polisi
Dua Versi Laporan Keuangan Koperasi PJM Disorot, Dugaan Penyimpangan Dana Masuk Penyelidikan
Eks Setda Kabupaten Tasikmalaya Bakal Diratakan, Pemkab Bidik PAD dari Lahan Parkir
Bupati Cecep Nurul Yakin Lepas Atlet ORADO Kabupaten Tasikmalaya ke Porprov Jabar 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Dipicu Cemburu Buta, Suami Tega Hantam Istri Pakai Regulator

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:11 WIB

Benteng Perlawanan di Lingkungan Sekolah: 43 Kepala Sekolah di Barito Timur Tegaskan Komitmen Anti-Narkoba

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Milad ke-45 SMPN 6 Tasikmalaya: Mengukir Prestasi, Membentuk Generasi Berakhlak Mulia

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Nasib Pilu Pekerja Outsourcing Bank Mandiri di Tasikmalaya, Diduga Kena PHK Sepihak Tanpa Prosedur

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Diduga Palsukan Tanda Tangan Transaksi Jual Beli Tanah, Syamsudin Siap Lapor Polisi

Berita Terbaru

Berita terbaru

Dipicu Cemburu Buta, Suami Tega Hantam Istri Pakai Regulator

Kamis, 29 Okt 2026 - 21:00 WIB