TASIKMALAYA, MNP – Momen akhir pekan terakhir libur sekolah menjadi ladang berkah bagi sektor pariwisata di Tasikmalaya.
Pada Minggu (12/07/2026), salah satu ikon wisata andalan, Gunung Galunggung, terpantau ramai dipadati hilir mudik pengunjung, baik yang hendak mendaki menuju kawah maupun yang ingin bersantai di pemandian air panas.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Berbagai jenis kendaraan mulai dari roda dua, roda empat, hingga deretan bus rombongan dari luar kota tampak memenuhi area parkir objek wisata legendaris ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menariknya, suasana liburan kali ini didominasi oleh rombongan keluarga yang dikomandoi oleh para ibu alias “ras terkuat di bumi”. Mereka sengaja memboyong suami dan anak-anak untuk menikmati sejuknya alam Gunung Galunggung.
Tak sekadar berenang, momen kebersamaan ini juga dimanfaatkan untuk menjaga tradisi botram (makan bersama di gelaran tikar) di sekitar area pemandian air panas milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tasikmalaya.
“Alhamdulillah untuk hari Minggu ini pengunjung cukup ramai. Kalau hari Sabtu kemarin tidak terlalu banyak, mungkin karena hari Minggu ini adalah hari terakhir libur sekolah,” ujar Fery, petugas lapangan kolam pemandian air panas Pemda.
Fery menambahkan, selain fasilitas utama seperti kolam pemandian dan toilet/ruang ganti, pihak pengelola juga menyediakan penyewaan ban renang serta tikar untuk bersantai.
Kedepan, ia berharap fasilitas wahana bermain anak dan kolam bak rendam bisa ditambah agar wisata Galunggung semakin maju dan berkembang.
Daya tarik Cipanas Galunggung terbukti mampu memikat wisatawan dari luar daerah. Salah satunya Sinta, pengunjung asal Bogor yang datang memboyong suami, anak, dan rombongan besarnya.
Bagi Sinta, ini adalah pengalaman pertamanya berkunjung karena penasaran dengan pesona kawah dan kehangatan air panas Galunggung.
“Lokasinya cukup bagus, jadi tidak sia-sia jauh-jauh berlibur ke sini,” ungkap Sinta.
Meski mengaku puas, Sinta menitipkan sedikit evaluasi untuk pihak pengelola demi kenyamanan bersama di masa depan.
“Mudah-mudahan kolam pemandian atau wahana bermain anak bisa ditambah lagi, dan yang paling penting kebersihannya terutama terkait sampah lebih diperhatikan dan ditingkatkan. Semoga wisata Cipanas Galunggung bisa lebih dikenal luas, baik di dalam negeri maupun mancanegara,” harapnya.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan