Bupati Franc Bernhard Tumanggor Dukung Penuh Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Pakpak Bharat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAKPAK BHARAT, MNP – Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 tingkat kabupaten.

Acara yang diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Pakpak Bharat ini dihadiri langsung oleh Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, bertempat di Lapangan Napa Sengkut.

Sensus Ekonomi 2026 ini dijadwalkan berlangsung secara nasional mulai Mei hingga Agustus 2026.

Pendataan berskala besar ini akan mencakup seluruh sektor dan skala usaha di Indonesia, mulai dari usaha rumah tangga, pedagang kaki lima, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), hingga perusahaan besar.

Dalam sambutannya, Bupati Franc Bernhard Tumanggor menekankan betapa krusialnya akurasi data dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, memetakan prioritas, serta menyusun program pemerintah yang tepat sasaran bagi masyarakat.

“Adanya pembangunan di berbagai sektor, seperti jalan Parbuluan (Kuta Jungak), Delleng Simpoon, dan infrastruktur lainnya, itu semua karena berbasis data dari BPS. Tanpa data itu, kita tidak bisa bergerak. Termasuk juga untuk pengembangan UMKM kita, semua berawal dari data BPS,” ujar Bupati Franc.

Sebagai Kepala Daerah, Franc menyatakan dukungan penuhnya terhadap kesuksesan agenda nasional ini.

Ia berkomitmen untuk bersinergi dengan BPS beserta seluruh pihak terkait demi memastikan setiap tahapan sensus berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan sukses.

Lebih lanjut, Bupati juga mengajak para camat, kepala desa, perangkat daerah, tokoh masyarakat, pelaku dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut ambil bagian.

Menurutnya, keberhasilan Sensus Ekonomi bukan hanya milik BPS semata, melainkan kesuksesan bersama seluruh warga Pakpak Bharat.

Ia juga menitipkan pesan khusus kepada masyarakat luas agar menyambut petugas sensus dengan baik agar menerima petugas dengan ramah saat mendatangi rumah, toko, kios, atau tempat usaha.

Selain itu, berikan jawaban yang jujur, lengka dan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Tidak perlu khawatir atau takut, karena kerahasiaan data masyarakat dijamin penuh oleh undang-undang dan murni digunakan untuk kebutuhan statistik,” pesan Bupati.

Sementara itu, Kepala BPS Pakpak Bharat, Lontung Sabungan Situmorang, mengungkapkan bahwa pencanangan ini dilakukan serentak di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia sebagai penanda dimulainya pelaksanaan lapangan pada Juni 2026.

Lontung menjelaskan bahwa BPS Pakpak Bharat telah melakukan berbagai persiapan matang sejak awal tahun, termasuk kegiatan komunikasi, koordinasi, serta diseminasi melalui Koordinasi dan Konsolidasi Daerah (KKD).

“Kami juga melaksanakan kegiatan NGIBAR atau Ngisi Bareng kepada berbagai kelompok masyarakat. Sampai hari ini, sudah 14 kali kegiatan NGIBAR dilaksanakan,” papar Lontung.

Pihak BPS juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada berbagai instansi, mulai dari BPKPD, Kementerian Agama, jajaran Dinas Pemkab Pakpak Bharat, instansi vertikal, sektor perbankan (BRI, Bank Sumut, BPR), organisasi masyarakat, hingga media massa yang telah menjadi sahabat BPS dalam menyukseskan SE 2026.

Di sela-sela acara, Bupati Franc Bernhard Tumanggor menyempatkan diri berkeliling meninjau sejumlah gerai usaha UMKM yang dipamerkan di Lapangan Napa Sengkut.

Turut hadir dalam acara strategis ini unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan instansi vertikal, serta sejumlah tamu undangan penting lainnya.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kebakaran Hanguskan 6 Rumah di Dusun Natam Julu Desa Majanggut, Bantuan Mulai Disalurkan
Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon
11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping
Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak
Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 
Bupati Jeneponto Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Desa Binaan Imigrasi
AMAN Barito Timur Desak Keadilan bagi Peladang Tradisional di Tengah Gelombang Penegakan Hukum Karhutla
Fantastis! Polsek Bayongbong Berhasil Sita 76.321 Butir Obat Keras

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:26 WIB

Kebakaran Hanguskan 6 Rumah di Dusun Natam Julu Desa Majanggut, Bantuan Mulai Disalurkan

Selasa, 29 September 2026 - 18:33 WIB

Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon

Selasa, 29 September 2026 - 16:16 WIB

11 Hektare atau 1,1 Hektare? Penasehat Hukum Desak Kapolda Kalteng Klarifikasi Data Karhutla Hayaping

Selasa, 29 September 2026 - 16:06 WIB

Fordayak Minta Penanganan Warga yang Diproses Kasus Ladang Dilakukan Bijak

Selasa, 29 September 2026 - 13:21 WIB

Modus Hapus Berita Daring, Dua Oknum Wartawan Gadungan Diamankan di Tanjung Bintang 

Berita Terbaru

Berita terbaru

Kades Nagrak Diduga Diamankan Polisi, Terkait Kasus Lahan Summarecon

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:33 WIB